Tahun Baru Imlek: Kamu Harus Tahu 10 Tradisi Meriah Chinese New Year’s Eve

Indosiana.com - Tahun Baru Imlek bakal terlaksana Februari 10, 2024. Selain meriah, berikut 10 tradisi menyambut Tahun Baru Imlek di Indonesia.
masyarakat etnis Tionghoa di Padang, Sumatera Barat menggelar sembahyang arwah (Cit Gwee Pua) 2568, dirayakan dalam bentuk Festival Zhong Yuan atau Cioko [Kariadil Harefa/Tanharimage]

Indosiana.com – Tahun Baru Imlek bakal terlaksana Februari 10, 2024. Selain meriah, berikut 10 tradisi menyambut Tahun Baru Imlek di Indonesia.

Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year’s Eve bagi masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia bermacam-macam, dari catatan kami serta merangkum dari berbagai sumber.

Terdapat 10 tradisi Tahun Baru Imlek yang bisa kamu saksikan, terutama pada festival-festival. Selain itu, sebagai umat dengan tingkat toleransi yang tinggi dan keragaman budaya nan harmoni.

Pada artikel ini, simak apa saja tradisi-tradisi dalam perayaan Chinese New Year’s Eve:

  1. Barongsai dan Liong (Barongsai and Lion Dance):

Tradisi ini adalah tarian singa dan naga yang sering dipentaskan di area perayaan Imlek. Pertunjukan ini diyakini membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat.

2. Angpao (Red Envelopes):

Angpao berisi uang tunai biasanya diberikan kepada anak-anak atau anggota keluarga yang belum menikah sebagai simbol keberuntungan dan harapan untuk tahun yang sukses.

3. Pawai Tahta Kereta Dewa (The Divine Chariot Parade):

Di beberapa kota, terutama di kelompok Tionghoa, terdapat pawai yang menampilkan patung dewa dan dewi Tionghoa yang diarak di atas kereta hias sebagai simbol keberuntungan.

Kalau di Padang, Sumatera Barat ada yang namanya Festival Sipasan.

4. Pesta Makan Besar (Reunion Dinner):

Keluarga besar berkumpul untuk makan malam pada malam Tahun Baru Imlek. Menu yang khas melibatkan hidangan-hidangan khas Tionghoa yang diyakini membawa keberuntungan.

5. Lilin dan Petasan (Candles and Firecrackers):

Pembakaran lilin dan petasan diyakini dapat mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Tradisi ini sering terlihat saat malam pergantian tahun.

6.Dekorasi Bercorak Merah (Red Decorations):

Warna merah diyakini membawa keberuntungan dalam budaya Tionghoa. Rumah dan lingkungan dihias dengan dekorasi merah seperti lampion dan poster dengan tulisan-tulisan keberuntungan.

7. Bakti Sosial dan Kegiatan Amal

Banyak komunitas Tionghoa di Indonesia melibatkan diri dalam kegiatan amal selama perayaan Imlek untuk membantu mereka yang membutuhkan.

8. Beribadah di Klenteng (Temple Offerings):

Klenteng dan vihara di Indonesia menjadi pusat aktivitas selama perayaan Imlek. Orang-orang memberikan persembahan dan berdoa untuk keberuntungan di tahun yang baru.

9. Upacara Doa Keluarga

Keluarga mengadakan upacara doa bersama di rumah atau di tempat ibadah untuk memohon keberuntungan, kesejahteraan, dan perlindungan bagi keluarga.

10. Festival Barongsai (Public Lion Dance Festivals):

Sejumlah festival barongsai diadakan di tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan atau taman kota, untuk merayakan Imlek bersama.

Itulah tadi di atas tentang apa saja tradisi dalam menyambut Imlek di Indonesia, yang perhimpunannya tersebar di seluruh Nusantara. [*]