![anies-baswedan Calon Presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan menyapa puluhan ribu relawan, simpatisan dan masyarakat setempat saat menghadiri konsolidasi akbar DPW Partai NasDem Sulsel di Lapangan Nasdem, Jalan Bau Massepe, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (6/2/2024) [SuaraSulsel.id/ANTARA]](https://indosiana.com/wp-content/uploads/2024/02/90592-anies-baswedan.webp)
Indosiana.com – Pria yang mengaku sebagai perwakilan nelayan dan petani di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai Sappe, menggelar orasi mengharukan di atas panggung. Sambil menyalami calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, Sappe menyampaikan harapannya untuk perubahan di Indonesia.
“Kami tidak butuh makan gratis, kami tidak butuh susu gratis. Kami butuh kesetaraan,” kata Sappe sambil menangis, menyoroti kebutuhan akan kesetaraan dalam mendukung nelayan dan petani.
Anies Baswedan, mendengar aspirasi tersebut, menyatakan sepakat bahwa perubahan memang diperlukan. Dia menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada nelayan untuk melaut jauh. Namun, dia menyoroti kendala aturan yang membatasi jarak melaut menjadi hanya 12 mil.
“Dampaknya, nelayan besar tetap besar dan yang kecil tetap kecil. Sudah tidak bisa melaut jauh, solarnya sulit. Insyaallah, perubahan akan terjadi pada nelayan kita,” ujar Anies Baswedan.
Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan juga menyebutkan komitmennya untuk membangun Kota Parepare jika terpilih sebagai presiden, serta menekankan kepemimpinan Muhaimin Iskandar sebagai wakil presiden untuk memimpin bangsa Indonesia pasca-Pemilu 2024.
“Iya, (Parepare) itu salah satu, semuanya dibangun sesuai potensi dan kebutuhan jadi disamakan di semua kota jelas infrastruktur dasar ditingkatkan supaya kegiatan perekonomian berjalan dengan baik,” ujar Anies kepada wartawan usai menghadiri Konsolidasi Akbar DPW Partai NasDem Sulsel di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa 6 Februari 2024.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan, kemajuan perkotaan bukan hanya pembangunan pada infrastruktur bangunan kota, tapi segala perangkat pendukungnya juga perlu dibangun dan disediakan untuk dimanfaatkan masyarakat.
“Misalnya, telekomunikasi, transportasi, agar kegiatan masyarakat rumah tangga dan usaha bisa meningkat drastis,” kata pria disapa akrab Abah ini.
Anies juga mendengar ada dua ratusan kapal nelayan yang datang di lokasi kampanye dengan harapan mendapatkan kesejahteraan dan keadilan merata, utamanya dalam hal peningkatan taraf hidup lebih baik.
“Saya dengar tadi 200an kapal nelayan yang datang mereka mengucapkan harapan prinsip kebijakan berkeadilan supaya nelayan kecil bisa menjadi besar. Jangan sampai kebijakan kita itu menjadikan yang kecil semakin kecil sementara yang besar makin besar,” paparnya menjawab pertanyaan wartawan.
“Kita ingin kebijakan dibuat agar nelayan kecil bisa berkegiatan lebih baik, jadi aturan yang ada menghambat nelayan kecil akan kita ubah,” tuturnya menambahkan.



![Begini Cara Serda Adan dan Alfin ‘Cabut’ Nyawa Iwan Eks Casis Bintara Iwan Sutrisman Telambanua, mantan casis Bintara TNI AL PK 2022/2023 Gelombang II sekaligus korban pembunuhan oleh dua orang di Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Satu di antaranya oknum TNI AL Serda Adan Aryan Masal. [Ist/Indosiana]](https://indosiana.com/wp-content/uploads/2024/03/Iwan-Sutrisman-Telaumbanua-mantan-Casis-Bintara-TNI-AL-tewas-terbunuh-218x150.jpg)
