
Indosiana.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo, turut serta dalam penyerahan bantuan stimulan kepada petani gagal panen akibat bencana banjir. Acara ini digelar di Gor Bung Karno, Kota Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Bantuan stimulan disalurkan kepada 1.360 petani yang mewakili lima kabupaten dan kota terdampak, termasuk Grobogan, Jepara, Demak, Pati, dan Kudus. Besaran bantuan stimulan mencapai Rp 8.000.000/Ha untuk setiap petani, seiring dengan upaya mendukung para petani dalam menanam padi.
Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat segera diterima oleh para petani, memungkinkan mereka untuk segera menanam dan panen padi. Beliau juga menyoroti dampak perubahan iklim yang meningkatkan bencana hidrometeorologi dan menekankan peran sentral petani dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional.
Dalam laporan kepada Presiden, Kepala BNPB memastikan bahwa bantuan stimulan ini akan disalurkan melalui Himpuan Bank Milik Negara (Himbara) dengan proses pencairan yang mudah dan cepat. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi asa dan penambah semangat bagi petani untuk kembali turun ke sawah di awal tahun ini.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen (Purn) Nana Sudjana, dan Menteri Pertanian juga turut hadir dalam acara tersebut. [*]





