Dua Santri Nurul Ikhlas Kuasai Empat Bahasa Asing, Wagub Sumbar Sangat Apresiasi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Dua Santri Nurul Ikhlas Kuasai Empat Bahasa Asing, Wagub Sumbar Sangat Apresiasi

04 February 2020 12:48 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 27 kali
Indosiana - Menguasai bahasa asing merupakan salah satu hal terpenting bagi seorang pelajar. Katerampilan yang paling banyak dicari di dunia bisnis adalah menguasai satu atau lebih bahasa asing, terutama yang sering digunakan seperti Inggris, Cina, Arab dan Jepang.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit setelah pembukaan Scouting Skill Camp di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Padang Panjang, Senin (3/2/2020).

Salah satu santri kelas XI SMA Pondok Pesantren Nurul Ikhlas bernama Aji Maldini menggunakan empat bahasa asing sekaligus memperkenalkan diri kepada Nasrul Abit tanpa ada keraguan sedikitpun.

"Saya kaget dan kagum siswa Nurul Ikhlas pasif berbahasa asing. Setiap saya tanya selalu dijawab dengan menggunakan empat bahasa asing," ujar Nasrul Abit.

Tidak hanya Aji, juga ada santri kelas XI SMA Pondok Pesantren Nurul Ikhlas bernama David unjuk kebolehannya menggunakan bahasa Jepang dan Inggris. 

"Ini adalah Aji Maldini dan David, santri kelas XI SMA Pondok Pesantren Nurul Ikhlas. Mereka menguasai empat bahasa (Arab, China, Jepang dan Inggris). Aji bercita-cita masuk AKMIL dan David bercita-cita ingin kuliah di luar negeri. Semoga banyak putra putri Sumbar seperti Aji dan David. Semoga mereka sukses meraih cita-citanya, Aamiin YRA," katanya.

Nasrul Abit mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumbar memberi apresiasi pada guru-guru dan mendukung kegiatan pendidikan ini untuk melahirkan generasi unggul di Sumatera Barat.

"Semoga jebolan Ponpes Nurul Ikhlas bisa menghasilkan siswa-siswa yang berprestasi dan berpengetahuan yang luas kemajuan teknologi informasi dan keilmuan teknis lainnya agar memiliki daya saing menjawab tantangan revolusi industri four point zero (4.0) di era globalisasi pasar bebas dunia hari ini dan masa datang," ungkap Nasrul Abit. 

Wagub Sumbar menambahkan dari pemerintah provinsi sendiri ada upaya untuk mengembangkan generasi Sumbar yang unggul untuk dapat menjawab tantangan era globalisasi dan revolusi industri 4.0, dengan memiliki inovasi pembangunan Sumbar lebih unggul dibandingkan dengan daerah lain.

Berkembangnya teknologi semakin mendukung perkembangan dunia. Untuk menunjang hal tersebut, kemampuan dalam berbahasa asing menjadi pengaruh yang cukup penting agar orang-orang yang terlibat dalam dunia kerja saat ini mampu bersaing secara global. 

"Kuasai bahasa asing, kita bisa menguasai dunia," ungkapnya (3/2).

"Maka dari itu, saya cukup bangga dengan Ponpes Nurul Ikhlas ini, hampir semua murid disini bisa berbahasa asing," kata Nasrul Abit.

Selanjutnya Wagub berharap sekolah di Sumbar wajib memperlengkapi diri dengan bahasa-bahasa asing lainnya. Dengan menguasai bahasa asing jalan untuk lebih mudah mencari kerja dan masuk Perguruan Tinggi.(*)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari