Dampak Badai Juga Terjadi Di Pasia Jambak, Maharuddin Belum ditemukan

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Dampak Badai Juga Terjadi Di Pasia Jambak, Maharuddin Belum ditemukan

03 February 2020 10:00 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 29 kali

Indosiana - Belakangan ini, iklim cuaca sangat ekstrim, para nelayan diharapkan untukberhati hati dalam melaut, persiapkan segala sesuatu dengan  baik, jika cuaca diduga ektrim agar segera cari tempat perlindungan di pulau terdekat. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat mengunjungi keluarga korban kapal nelayan tenggelam di Pasia Jambak, kelurahan Pasia Nan Tigo,  Kota Padang.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kadis Kelautan Perikanan Prov. Sumbar Ir. Yosmeri, dan beberapa nelayan Pasia Jambak.

Maharudin (58 tahun) seorang nelayan yang belum ditemukan saat melaut pada hari Rabu dini hari (29/1/2020) di sekitar perairan purus dan lolong yang disebabkan badai dan gelombang tinggi dengan menggunakan kapal KM Family 010 dengan mesin GT 20.

"Kita turut bersedih dan berduka atas kejadian ini, tidak sangka, nelayan hilang tidak diperairan Pesisir Selatan sajo kejadiannya akan tapi dunsanak kito nan ado di Pasia Jambak, tertipa pula.  Sungguh dahsyat badai hari Rabu lalu tersebut, Hingga saat ini Maharudin korban badai tersebut masih belum ditemukan", ungkap Nasrul Abit terharu. 

Nasrul Abit mencoba terus mengkoordinasikan dengan BNPB Wilayah Sumbar, BPBD Prov Sumbar dan Basarnas Sumbar agar bisa mengerahkan 1 kapal untuk membantu pencarian korban berhubung saat ini kapal-kapal tsb sedang berada di Pessel untuk mencari 11 nelayan yang hilang di perairan Pessel.

"Mudah-mudahan Basarnas masih bisa juga sekalian melakukan pencarian hingga ke laut Pasir Jambak, agar juga dapat menemukan Maharuddin", ujar Nasrul. 

Keluarga korban sudah mengikhlaskan korban dan berharap agar besok Selasa (4/2/2020) pukul 08.00 WIB, agar bisa mendatangi rumah duka di Pasia Nan Tigo belakang SD 31, untuk melakukan doa bersama untuk korban. 

Wagub Nasrul Abit dalam suasana yang bersahabat berdunsanak juga menerima masukan-masukan dari para nelayan Pasia Jambak terkait suka duka dalam dalam mencari ikan. 

"Pemprov Sumbar akan selalu memberikan perhatian dengan berbagai program dan kegiatan bagaimana ada kemajuan dan pengembangan dalam kesejahteraan para nelayan. Nelayan maju dan sejahtera,  Sumbar akan menjadi daerah berdaya saing yang unggul", pungkas Nasrul Abit.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari