Penastani 2020 Menjadi Perhatian Bibit Unggul Padi dan Jagung

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Penastani 2020 Menjadi Perhatian Bibit Unggul Padi dan Jagung

04 January 2020 11:37 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 11 kali

Indosiana - Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan pengembangan teknologi pertanian dalam acara penas tani 2020 di Sumatera Barat diharapakan hasil produksi pertanian padi sudah mesti di atas 10 ton perhektar.

Hal ini disampaikan Wagub disela-sela kunjungan panen Jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, di VII Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota, Jum'at (3/1/2020). 

Dengan Kementerian pertanian, lanjut Nasrul Abit, pengembangan teknologi pertanian hendak mampu memberikan peningkatan hasil produksi bidang pertanian.

"Hasil produksi diatas 10 ton perhektar merupakan sebuah keharusan, tidak zamannya lagi hasil produksi padi 5 - 8 ton perhektar. Bibit padi yang mampu produk sebesar 10 ton perhektar itu yang mesti kita kembangkan kedepannya", ujarnya. 

Nasrul Abit menambahkan, saat ini dengan Jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, di VII Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota mampu panen hingga 12,6 ton perhektar. 

"Bibit jagung Super Hibrida bisi 18 dan Bisi 79, dengan produk 12,6 ton perhektar akan kita kembangan lagi di teknologi pertanian penastani yang akan diselenggarakan di Padang dan Padang Pariaman", ujarnya.

Nasrul mengungkapkan produktifitas tanaman padi dan jagung ini akan menjadi favorit dalam memajukan teknologi pada Penastani 2020 di Sumatera Barat, disamping aktifits lain tanaman, ternak, ikan dan lain-lain. 

"Penastani tahun 2020 di Sumbar akan menampilkan bibit-bibit unggul terutama untuk padi dan jagung. Karena ini menjadi perhatian bagaimana kebutuhan pangan rakyat dapat dipenuhi dan mampu menjadi swasembada nantinya", harapnya.

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari