Menag Usul Mahasiswa Kampus Islam Negeri Dibekali Ilmu IT dan Bahasa Internasional

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Menag Usul Mahasiswa Kampus Islam Negeri Dibekali Ilmu IT dan Bahasa Internasional

20 December 2019 20:41 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 21 kali
Indosiana - Menteri Agama (Menag) Facrul Aziz resmi membuka Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2020. Dengan SPAN dapat membantu calon mahasiswa yang berprestasi.

Dalam sambutannya, Facrul meminta manajemen pengelola SPAN dan UM-PTKIN lebih bagus secara kualitas dan kuantitas pendaftaran. Pasalnya, banyak siswa yang berminat mengikuti seleksi SPAN dan UM-PTKIN.

“Menurut data persentase pendaftar dari alumni umum dan madrasah ke PTKIN kini sudah berimbang, Bahkan trennya sudah banyak alumni sekolah umum yang berkuliah di PTKIN," jelas Fachrul, Jakarta, Jumat (20/12/2019) dilansir dari okezone.

Facrul berpesan, di samping bekerja untuk mempromosikan PTKIN, sangat penting juga untuk membangun sistem yang transparan yang beorientasi kepada mutu. Misalnya, dalam memberikan materi kepada mahasiswa asing dari skema jalur beasiswa dan non beasiswa harus dibahas lebih baik.

"Saya pernah mendengar ide seleksi nasional penerimaan mahasiswa asing di PTKIN agar dipikirkan dan ditindak lanjuti lebih optimal lagi," lanjutnya.

Selain itu, menurut Facrul, dalam perkuliahan, mahasiswa di PTKIN perlu mendapat ilmu IT dan Bahasa Internasional. Hal itu supaya mempermudah mahasiswa mendapatkan pekerjaan.

"Perlu ditambahkan materi di pelajaran, misalkan perbandingan agama yang menyebabkan dia lebih berkompetitif untuk mendapatkan pekerjaan, mungkin menambah dengan ilmu IT dan bahasa internasional agar bisa dibutuhkan dalam dunia nyata," tambahnya.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari