2020, Indonesia-UEA Jalin Kerja Sama Pertukaran Ahli Tafsir Alquran

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

2020, Indonesia-UEA Jalin Kerja Sama Pertukaran Ahli Tafsir Alquran

16 December 2019 20:34 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 34 kali
Indosiana - Uni Emirat Arab (UEA) bakal melakukan pertukaran ahli tafsir Alquran dan ahli sunah. Tidak hanya itu, dijajaki juga kerja sama pencetakan, publikasi, dan penerjemahan Alquran serta pencetakan hasil-hasil penelitian.

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, di sela kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, juga mengatakan Indonesia-UEA berencana menjalin kerja sama dalam bidang yang kebih luas, seperti pertukaran pengalaman dalam bidang manajemen, pengembangan, dan investasi wakaf, serta manajemen masjid.

“Dibahas juga sinergi dalam pembangunan kapasitas imam, penceramah, dan mufti melalui pertukaran praktik pengalaman terbaik dan kunjungan ahli," ujar Fachrul Razi sebagaimana dikutip dari okezone pada Senin (16/12/2019).

Kemudian Indonesia-UEA juga akan bersinergi dalam mempromosikan misi masjid sebagai tempat yang aman untuk beribadah dan penyebaran nilai-nilai keagamaan yang moderat.

“Kami serius menjalin sinergi dengan UEA. Rancangan Memorandum of Understanding sedang dalam tahap finalisasi. Semoga paling lambat awal Januari 2020 sudah bisa diteken kedua belah pihak antara Indonesia-UEA,” tambahnya.

Menurut Fachrul Razi, sinergi Indonesia dengan UEA sudah terjalin sejak lama. Banyak imam masjid di UEA yang dikirim dari Indonesia. Kerjasama ini akan ditingkatkan di level yang lebih strategis.

Sementara itu Kepala Badan Urusan Agama Islam dan Wakaf UEA, Mohammed Matar Salem bin Abid Alkaabi mengaku senang terhadap imam-imam yang berasal dari Indonesia. Dia berharap kerja sama pengiriman Imam dapat terus berlanjut.

Mohammaed juga menyambut baik rencana kerja sama yang akan ditingkatkan melalui penandatanganan MoU. Dia berharap hubungan bilateral antara Pemerintah UEA dan Indonesia semakin kuat dan kokoh dalam berbagai bidang.

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari