Silaut Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Terpotong

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Silaut Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Terpotong

30 November 2019 13:40 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 17 kali

Indosiana - Penemuan mayat dengan kondisi terpotong bagian kepala hingga dada dengan bagian perut hingga kaki menggegerkan warga Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jum'at (29/11/2019).

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Silaut, Iptu Ramadhi Kurniawan di Painan, Sabtu (30/11/2019).

"Warga geger dengan kejadian itu dan hingga kini cerita dari mulut ke mulut terus berkembang" kata Iptu Ramadhi dilansir dari Antara.

Ia menambahkan mayat berjenis kelamin laki-laki bernama Supriadi (37) tersebut diduga kuat tewas akibat dimangsa buaya.

Hal tersebut, sebutnya, diperkuat setelah potongan tubuh korban divisum di Puskesmas Tanjung Makmur Silaut.

Hasil pemeriksaan luar, Supriadi diduga tewas karena terkaman binatang buas karena di potongan tubuhnya ditemukan bekas gigitan yang masih membekas.

"Jenazah korban dimakamkan kemarin karena keluarga korban tidak berkenan mayat Supriadi diautopsi lanjutan," katanya.

Sebelumnya pada Selasa, 26 November 2019 sekitar pukul 14.30 WIB korban berangkat dari rumahnya menuju sungai dekat kebun PT SJAL 1 Silaut hendak memancing.

Namun hingga pukul 20.00 WIB yang bersangkutan tidak kunjung pulang, karena was-was dengan kondisi yang ada keluarganya langsung menyisir sungai tempat Supriadi biasa memancing.

Namun pada Rabu 27 November 2019 korban juga tak kunjung ditemukan dan esok harinya sekitar pukul 06.30 WIB warga bernama Ahmad Surandi menemukan pancing, sendal dan rokok diduga milik Supriadi.

Barang tersebut ditemukan di pinggir sungai Blok E kebun PT SJAL 1 Silaut dan penemuan itu dilapor ke polisi. Menindaklanjuti laporan, pihak Iptu kemudian membentuk tim gabungan dengan melibatkan Basarnas. 

Pada Kamis, 28 November 2019 pencarian kembali dilanjutkan dengan menyisir sungai namun hingga sore hari Supriadi tidak ditemukan.

Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian pada Jumat, 29 November 2019 dan tim menemukan potongan tubuh Supriadi dari pinggul hingga kaki sekitar pukul 10.30 WIB.

Selanjutnya tim kembali menemukan potongan kepala dan badan korban yang tidak jauh dari lokasi penemuan yang pertama.

sumber: antara
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)