Sektor Industri yang Butuh Banyak Pekerja di 2020

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Sektor Industri yang Butuh Banyak Pekerja di 2020

21 November 2019 21:52 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 50 kali
Indosiana - Konsultan rekrutmen Robert Walters beberkan beberapa sektor industri yang diprediksi membutuhkan banyak tenaga kerja 2020 mendatang. Sektor tersebut ialah e-commerce dan financial technology (fintech) yang meliputi bisnis vertikal di bidang logistik, pembayaran (payment), kesehatan dan edukasi.

Hal ini disampaikan oleh Eric Mary, Country Manager Robert Walters dalam paparannya separti dikutip dari liputan6, Kamis (21/11/2019).

"Proses rekrutmen pada 2020 diperkirakan akan lebih aktif dari tahun 2019. Untuk Indonesia, akan ada pertumbuhan pada e-commerce dan fintech," ujar Eric Mary

Eric menyarankan para pencari kerja untuk memaksimalkan kemampuan (skill) mereka di machine learning (kemampuan merakit mesin yang otomatis membaca AI, big data (kemampuan mengelola algoritma data) dan artificial intelligence (AI).

"Ketika Anda menguasai skill set ini, perusahaan akan mencari Anda," imbuhnya.

Robert Walters juga memperkirakan akan ada ekspektasi kenaikan gaji dari para tenaga kerja antara 15 hingga 30 persen. Kenaikan tersebut disebabkan jika para pekerja pindah dari satu industri ke industri lainnya.

"Ketika Anda pindah, Anda mencari sesuatu yang berbeda. Wajar jika Anda mengharapkan kenaikan bayaran ketika melakukan sesuatu yang lebih dari yang sebelumnya Anda lakukan," ungkapnya.

Ida Fauziyah menyambangi Istana Kepresidenan, Selasa (22/10/2019) jelang pengumuman menteri Jokowi. Berbaju dan jilbab putih, ia adalah politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pertama yang menyambangi Istana untuk menemui Jokowi.

Dia tiba di Istana pukul 12.53 WIB dan keluar istana sekitar pukul 14.15 WIB. Ida mengaku diminta Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk membantu Presiden Jokowi di kabinet.

"Saya diminta Ketua Umum PKB, mewakili PKB untuk membantu Pak Jokowi periode kedua," kata Ida di Kompleks Istana, Selasa (22/10/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Ida mengaku membahas terkait ketenagakerjaan. "Diskusi tentang penciptaan lapangan kerja, implementasi kartu kerja, seputar itu," katanya.

Ida menyatakan, tidak ada pembahasan terkait RUU Tenaga Kerja pada pertemuan siang ini. menurutnya, detail posisi dan tugas dirinya di kabinet akan diumumkan oleh Presiden Jokowi Rabu besok.

"Tunggu besok ya, saya kira itu yang kita diskusikan. RUU Tenaga Kerja besok ya saya akan sampaikan," Ida menandaskan.(*) 

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari