Ternyata Begini Cara Tidur Siang yang Benar

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ternyata Begini Cara Tidur Siang yang Benar

18 August 2019 13:59 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 68 kali
Indosiana - Istirahat merupakan salah satu kebutuhan manusia setelah bekerja dan melakukan aktivitas. Selain bersantai, salah satu cara beristirahat lainnya adalah dengan tidur.

Kebanyakan orang tidur di malam hari saat langit sudah gelap. Namun, ada juga orang-orang yang melakukan tidur di siang hari. Bagi beberapa orang, tidur siang sudah menjadi kebiasaan dan bagi beberapa orang lainnya tidur siang hanya dilakukan sesekali. Dilansir dari The Guardian, tidur siang yang nikmat bisa jadi pertanda baik dan juga pertanda buruk bagi seseorang.

Menurut studi yang diterbitkan dalam jurnal Alzheimer & Dementia, tidur siang berpotensi menjadi tanda awal Alzheimer. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang menderita Alzheimer membentuk protein di otaknya. Protein tersebut dapat berakibat pada mengantuknya seseorang.

Profesor Neuropatologi di Universitas California San Fransisco, Lea Grinberg, mengatakan bahwa tidak masalah bila seseorang terbiasa tidur siang. Ada budaya yang mengharuskan orang untuk tidur siang.

“Peringatan muncul ketika orang mulai tidur di siang hari, padahal sebelumnya tidak,” ujar Grinberg.

Beberapa studi menunjukkan bahwa tidur siang dapat mengurangi stress dan juga meningkatkan fungsi kognitif. Namun, ada satu studi yang memperlihatkan bahwa tidur siang dikaitkan dengan peningkatkan risiko kematian. Sehingga dapat dipertimbangkan bahwa rasa kantuk di siang hari adalah penanda pada suatu kondisi.

Dr. Neil Stanley, pakar tidur dan penulis buku How To Sleep Well, mengatakan bahwa bagi banyak orang, tidur di siang hari merupakan tanda bahwa Anda tidak cukup tidur di malam hari. Stanley menyarankan untuk tidur bila Anda mengantuk di siang hari.

“Itulah yang dibutuhkan tubuh tidak perlu tetap terjaga dengan kafein, tubuhmu perlu tidur,” ujarnya.

Hal yang dijelaskan adalah rasa ‘kantuk’, bukan ‘kelelahan’. Rasa lelah dapat dilihat secara lebih psikologis yang terkait dengan stres.

Stanley menjelaskan, agar tidur siang Anda nyenyak dan bangun dengan baik, kuncinya adalah durasi. Pilih durasi tidur siang antara 20 atau 90 menit.

“Anda tidak ingin bangun saat tidur nyenyak karena pada saat itulah Anda bangun dan merasa lebih buruk daripada sebelumnya,” katanya.

“Tidur siang selama 20 menit berarti Anda akan bangun sebelum tidur nyenyak; tidur siang selama 90 menit berarti Anda akan menyelesaikan siklus tidur,” lanjut Stanley.

Tetapi, orang dewasa yang sehat akan tertidur antara 5 hingga 12 menit. Stanley menyarankan untuk menyalakan alarm antara 30 hingga 40 menit untuk tidur yang singkat dan dua jam untuk tidur yang panjang.

Waktu yang baik untuk tidur siang menurut Stanley adalah antara pukul 14.00 dan 16.00. Tetapi orang yang lebih tua bisa merasakan kantuk lebih cepat. Meskipun begitu, Stanley tidak mengharuskan orang untuk tidur siang karena akan memakan waktu tidur di malam hari. Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah tidur malam yang baik, agar Anda untuk tidak perlu tidur siang.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)