Peringati 'Hari Lingkungan Hidup', Pemprov Sumbar Tanam 500 Pohon Andalas

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Peringati 'Hari Lingkungan Hidup', Pemprov Sumbar Tanam 500 Pohon Andalas

21 July 2019 14:51 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 64 kali
Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Dinas Lingkungan Hidup menanam 500 batang bibit pohon Andalas sebagai upaya melestarikan flora endemik provinsi itu.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan penanaman tersebut dilakukan serentak diseluruh Kabupaten dan Kota di Sumbar dalam rangka memperingati 'Hari Lingkungan Hidup'.

Irwan juga mnyebutkan upaya melestarikan itu satu-satunya cara dengan kembali menanam, terlebih lahan di Sumbar masih banyak yang bisa dimanfaatkan.

Pohon andalas merupakan salah satu identitas Sumbar, dikarenakan pohon ini merupakan bahan dasar pembangunan rumah adat Minangkabausejak zaman dahulu.

"Ini jatinyaSumbar, kayu ini merupakan kayu yang digunakan untuk membangun rumah gadang dahulu karena kualitasnya sangat bagus," kata dia.

Pohon dengan nama latin "morus macroura" ini saat ini sudah sangat jarang ditemukan, bahkan bisa dikatakan langka.

"Bahkan saya baru tahu sekarang bentuk pohon ini. Perlu kembali menanamnya sebagai cara bijak untuk melestarikannya," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Siti Aisyah menyebutkan pihaknya tengah melakukan pembibitan bekerjasama dengan kampung iklim untuk mengembangkan pohon khas Sumbar itu.

"Pembibitan dilakukandi beberapa kampung iklim di Kabupaten Solok," kata dia.

Pengembangan yang dilakukan baru sebatas bibit, sehingga sangat tergantung dengan jumlah bibit yang dimiliki. Kendati demikian saat ini pihaknya tengah berupaya mengembangkan dengan sistem kultur jaringan.

"Karena jumlah bibit yang terbatas diupayakan menggunakan kultur jaringan, jika berhasil pohon ini akan tumbuh banyak," katanya.

Ia menargetkan hingga akhir 2019 ada 1.000 pohon andalas yang bisa ditanam dan tumbuh besar di Sumbar. Sedangkan target jangka panjang satu juta pohon andalas kembali tumbuh di daerah asalnya ini.(*)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)