A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Waspada Antraks, Hewan Kurban Harus Ada Surat Dokter

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Waspada Antraks, Hewan Kurban Harus Ada Surat Dokter

16 July 2019 10:39 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 27 kali
Indosiana - Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia meminta masyarakat waspada terhadap antraks. Khususnya, jelang Idul Adha yang jatuh di 11 Agustus 2019.

"Biasanya yang ada setiap tahun adalah antraks yang kita khawatirkan, ada beberapa daerah yang harus dilakukan pemeriksaan lebih ketat," kata Fadjar Sumping Tjatur Rasa, Direktur Kesehatan Hewan Kementan pada ditemui di Jakarta, ditulis Selasa (16/7/2019).

Dia juga mengatakan bahwa secara keseluruhan, pemeriksaan harus dilakukan pada semua hewan kurban. Hal ini untuk mencegah penyakit menular dari hewan ke manusia seperti antraks, bisa terjadi.

"Secara umum, hewan yang akan dilalu lintaskan harus diperiksa kesehatannya dan harus ada surat keterangan kesehatan dari dokter hewan," kata Fadjar kepada Health Liputan6.com.

Kementan menyatakan sudah melakukan beberapa langkah terkait pencegahan penyakit menular dari hewan ke manusia jelang Idul Adha.

"Kami sudah memberikan surat kepada dinas-dinas di daerah untuk bagaimana memeriksa calon hewan kurban yang baik dan sehat, yang bisa dijamin untuk pemenuhan kebutuhan pada hari raya kurban," kata

Fadjar mengungkapkan persyaratan utama hewan kurban untuk Idul Adha yang harus terpenuhi adalah harus terjamin kesehatannya.

"Kami harus menjamin agar hewan yang digunakan di hari raya kurban adalah hewan yang sehat," Fadjar menegaskan.

Dikutip dari liputan6, Fadjar mengungkapkan beberapa ciri hwan kurban yang sehat. Beberapa di antaranya adalah pernapasan yang teratur, mampu berdiri tegak, serta tidak ada luka.

Selain itu, beberapa bagian tubuh yang harus diperhatikan antara lain bola mata yang harus terlihat bening, tidak ada pembengkakan, area mulut dan bibir bersih, lidah bergerak bebas, dan air liur cukup membasahi rongga mulut. Bagian anus juga harus bersih dan kotoran terlihat padat.

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)