A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Gempa Guncang Bali, BMKG Ungkap Pemicu Gempa

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Gempa Guncang Bali, BMKG Ungkap Pemicu Gempa

16 July 2019 10:36 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 21 kali
Indosiana – Gempa berkekuatan magnitudo 6,0 menguncang wilayah Bali sekitar pukul 08.18.35 Wita, Selasa (16/7/2019). Gempa yang terjadi di selatan Bali, wilayah Samudera Hindia selatan Bali-Nusa Tenggara, ini merupakan jenis tektonik.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia merupakan pemicu gempa bumi ini.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dibangkitkan deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis naik mendatar (oblique thrust fault).

Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 6,0 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 5,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,08 LS dan 114,55 BT atau tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 80 km arah selatan Kota Negara, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, pada kedalaman 104 km.

Gempa bumi selatan di Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini, dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, dilaporkan dirasakan di daerah Badung V MMI, Nusa Dua IV-V MMI, Denpasar, Mataram, Lombok Tengah, Lombok Barat IV MMI, Banyuwangi, Karangkates, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara III MMI, jember, lumajang II- III MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jelas Rahmat Triyono.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 08.50 Wita, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbaunya.]

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)