Baznas Padang target kumpulkan zakat Rp32 miliar Tahun Ini

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Baznas Padang target kumpulkan zakat Rp32 miliar Tahun Ini

16 May 2019 22:44 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 106 kali

Indosiana - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Sumatera Barat menargetkan pada tahun 2019 ini dana zakat terkumpul sebesar Rp32 miliar. Target tersebut berasal dari zakat aparat sipil negara (ASN) dan pihak swasta yang ada di Kota Padang.

Hal tersebut disampaikan oleh ketua Baznaz Kota Padang Epi Santoso di Padang. Ia mengatakan untuk zakat dari aparatur sipil negara (ASN) ditargetkan sebesar Rp18 miliar dan sisanya sebesar Rp12 miliar ditargetkan dari pihak swasta pada 2019 ini.

Menurut Epi dalam mencapai target tersebut pihaknya membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) selain di kantor-kantor pemerintahan juga di berbagai instansi vertikal di kota tersebut.

Ia mengatakan kegiatan pemungutan zakat telah dilakukan di BPJS Ketenagakerjaan, PDAM, Kodim 0312 Padang dan saat ini pihaknya sedang penjajakan dengan Polresta Padang untuk membuka UPZ di sana.

"Ini salah satu upaya kita untuk meningkatkan zakat di luar ASN," kata dia.

Selain itu pihaknya akan menggencarkan sosialisasi kepada pedagang yang ada dj Kota Padang karena potensi zakat mereka tidak disalurkan di kota ini namun dibawa ke kampung halaman.

"Misalnya pedagang ikan kering atau pedagang emas yang memiliki omzet banyak namun mereka tidak menyalurkan zakat di sini. Itu yang coba kita perbaiki agar mereka dapat menyalurkan zakat melalui Baznas," katanya.

"Dari pedagang ini potensi zakat yang hilang itu mencapai Rp80 miliar setahun dan kita ingin perbaiki itu," tambahnya.

Ia mengatakan target ini dibuat secara riil sesuai dengan kemampuan Baznas. Pada 2018 Baznas menargetkan mengumpulkan zakat sebanyak Rp22,5 miliar dan realisasinya mencapai Rp23,6 miliar.

Selanjutnya dana yang terkumpul disalurkan kepada orang yang berhak dan saat ini masih menyasar pada fakir miskin melalui berbagai program seperti Program "Padang Sehat", "Padang Cerdas", bedah rumah dan lainnya.

Sementara, untuk program "Padang Cerdas" pihakya telah menyalurkan dana sebesar Rp4,2 miliar, kemudian "Padang Sehat" sebesar Rp3 miliar dan bedah rumah total Rp4,5 miliar.

"Untuk Padang Sehat ini untuk membantu warga yang ingin berobat namun terkendala biaya dan kita bantu melalui dana ini," demikianEpi Santoso. (*)

(antara)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)