A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap polisi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Ditangkap polisi

12 May 2019 20:23 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 38 kali
Indosiana - Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang pria yang mengaku ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi). Aksi pria berinisial HS itu sempat viral di media sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Minggu (12/5/2019). 

"Penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara dan tindak pidana di bidang ITE dengan modus Pengancaman Pembunuhan terhadap Presiden RI yang sedang viral di media sosial saat sekarang ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Minggu (12/5/2019).

Menurut Argo Yuwono, pelaku ditangkap di Perumahan Metro, Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu pagi sekira pukul 08.00 WIB. Adapun alamat tinggal HS di Palmerah Barat, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Pria kelahiran 8 Maret 1994 itu, kata Argo, melakukan aksinya di depan kantor Bawaslu RI di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat 10 Mei 2019 sekira pukul 14.40 WIB.

HS melakukan pengancaman pembunuhan terhadap presiden RI dengan mengucapkan kata - kata “Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah”. Pelaku pun diancam pasal berlapis.

"Pasal 104 KUHP (tentang perbuatan makar), Pasal 27 Ayat (4) junto Pasal 45 Ayat (1) UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE," ujar Argo.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)