Jangan Langsung Minum Teh Saat Buka Puasa, Ini Alasannya

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Jangan Langsung Minum Teh Saat Buka Puasa, Ini Alasannya

12 May 2019 20:20 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 72 kali
Indosiana - Saat berbuka puasa, sering kali orang memilih teh sebagai salah satu menu andalan. Minum teh memberikan rasa rileks di tenggorokan yang kering. Namun, ternyata kebiasaan ini tak sebegitu baik.

Menurut penelitian,  minum teh langsung saat buka puasa dalam keadaan perut kosong dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh karena ketidakseimbangan zat asam basa dalam perut.

Tidak hanya itu, teh memiliki sifat diuretik alami, yaitu mempercepat naiknya pembentukan urin sehingga Anda akan lebih sering buang air kecil. Hal ini menyebabkan tubuh justru mengalami dehidrasi karena cairan tubuh banyak dikeluarkan. Sedangkan selama buka puasa, Anda perlu mencukupi cairan untuk mengembalikan keoptimalan kinerja tubuh. 

Efek ringan yang dirasakan dari minum teh ketika perut kosong adalah pusing, pening, sakit kepala, mual, bahkan diare. Jadi, akan lebih baik jika minum air hangat terlebih dahulu tepat saat buka puasa dalam keadaan perut kosong.

Reaksi teh pada tubuh setiap orang bisa saja berbeda. Jika minum teh tak menimbulkan masalah atau justru memberi kenyamanan, Anda bisa tetap mengonsumsinya asal tidak berlebihan.

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)