Ratusan Petugas KPPS Di Sultra Sakit, 3 Meninggal Dunia

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ratusan Petugas KPPS Di Sultra Sakit, 3 Meninggal Dunia

01 May 2019 14:19 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 84 kali
Indosiana - Ratusan petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) Pemilu 2019 di Sulawesi Tenggara (Sultra) jatuh sakit. Tidak hanya itu,  ada tiga Ketua KPPS di sejumlah daerah di Sultra meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Sultra, La Ode Abdul Natsir, Rabu (1/5/2019)

"Data per hari ini sudah ada 396 orang yang sakit dengan rincian PPK (Panitia Pemilu Kecamatan) 40 orang, PPS (Panitia Pemungutan Suara) 101 orang dan KPPS 255 orang," katanya.

Sementara data tiga Ketua KPPS yang meninggal yakni Ketua KPPS TPS 1 Mosolo, Lahambu yang meninggal karena kelelahan, kemudian Ketua KPPS 2 Desa Pasikuta, Ndoloma. Satu petugas lagi yakni anggota PPS Doule, Vicky Wahyu Pratama.

Abdul mengatakan bahwa pihaknya masih mendata petugas KPPS yang sakit dan meninggal. Data tersebut nantinya berguna untuk pemberian santunan.

"Data ini yang akan menjadi dasar untuk diberikan santunan kepada petugas kami baik yang sakit dan meninggal," ujarnya

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menentukan besaran santunan untuk petugas KPPS. Besaran santunan ini dibagi menjadi empat kategori, yaitu meninggal dunia, cacat permanen, hingga luka sedang.

"Jenis kecelakaan kerja yang diberikan santunan, meninggal Rp 36 juta per orang, cacat permanen Rp 30,8 juta per orang, luka berat Rp 16,5 juta per orang, dan luka sedang Rp 8,25 juta per orang," ujar Sekjen KPU Arif Rahman Hakim kepada wartawan, Senin (29/4). (detik)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)