Rumah Potong Hewan Halal di Alexandria AS Resmi Dibuka

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Rumah Potong Hewan Halal di Alexandria AS Resmi Dibuka

01 May 2019 14:15 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 65 kali
Indosiana - Kota Alexandria, sebuah kota yang terletak di kawasan pinggiran Washington  D.C. merupakan salah satu kawasan yang padat penduduk. Kota yang ada di dalam wilayah negara bagian Virgnia tersebut dipadati sekitar 3.500 Muslim dan beberapa masjid, juga Islamic Center.

Dikutip dari liputan6, menurut laporan VOA Indonesia Rabu (1/4/2019), untuk memenuhi kebutuhan penduduk Muslim setempat maupun yang bermukim di luar Alexandria, pengusaha setempat telah membuka toko-toko yang menjual makanan atau bahan pangan serba halal, begitu pula restorannya.

Namun, yang belum ada adalah rumah potong halal khusus untuk ayam. Umumnya, Muslim di Amerika dapat membeli kebutuhan daging sapi, ayam, kambing dan domba di toko-toko halal. Bahkan di toko makanan umum pun terkadang ada daging ayam, kalkun, atau bebek yang sudah dikemas dan berlabel halal.

Sementara, sebagian muslim lebih menyukai daging ayam yang hendak dikonsumsinya ia pilih dari ayam yang masih hidup. Artinya, ia harus datang ke rumah potong halal.

Di rumah potong halal tersebut tersedia ayam yang masih hidup, lalu ia memilih ayam yang ia mau, meminta tukang jagal untuk menangkap ayam incarannya, dan menyembelihnya. Pembeli dapat menyaksikan unggas tersebut disembelih sesuai ajaran Islam, dibersihkan, lalu dipotong sesuai permintaan konsumen sehingga siap untuk dimasak.

Ini semua sangat beda dengan kebiasaan yang diketahui penduduk non-Muslim. Mereka membeli daging sapi, ayam dan semacamnya di toko yang berasal dari rumah potong tanpa diketahui di mana keberadanya.

Selain itu, rumah potong halal di Alexandria harus mendapat izin dari instansi yang berwenang di bidang kesehatan. Ini mengundang pro dan kontra dari masyarakat sekitar, bahkan sampai di dewan perwakilan setempat (city council).

Setelah dibahas di DPR lokal, akhirnya mereka menyetujui pendirian rumah potong halal itu. Dengan ketentuan: pengusahanya harus memenuhi semua peraturan kesehatan yang berlaku dan kebersihan lingkungan.

Wirausahawan bernama Abdulsalem Mused mengatakan, ia sudah memiliki rumah potong halal di 14 lokasi, seperti di negara bagian Pennsylvania. Ayam bagi rumah potong di Alexandria akan didatangkan dari Pennsylvania. 

Sedangkan pembeli, menurut Mused, tidak terbatas hanya Muslim setempat saja, melainkan juga dari tempat jauh. Apa lagi menjelang bulan suci Ramadan, pembeli diperkirakan bakal lebih banyak dari hari-hari biasa.

Mused memperkirakan bahwa 80% dari pelanggannya adalah non-Muslim. "Mereka yang bukan Muslim pun menyenangi yang halal, karena dagingnya lebih segar, sehat, organik, ayam yang hidup lepas, semua ini bagus," ungkap Mused.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)