Bima Arya Siap Dipecat Karena Dukung Jokowi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Bima Arya Siap Dipecat Karena Dukung Jokowi

13 April 2019 12:24 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 12 kali
Indosiana - Menjelang pencoblosan, pertarungan pasangan capres dan cawapres Jokowi Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno semakin sengit. Beberapa tokoh penting kedua kubu memilih berpindah haluan mendukung capres-cawapres yang mereka idolakan.

Bima Arya, salah seorang tokoh politikus Partai Amanat Nasional (PAN),di saat menunggu pelantikannya sebagai Wali Kota Bogor terpilih pada 22 April mendatang, Bima memanfaatkan waktu luangnya untuk mendukung pasangan nomor urut 01.

Padahal, partai berlambang matahari putih tersebut mengusung Prabowo-Sandiaga sebagai capres-cawapres di Pilpres 2019.

"Sekarang bukan kepala daerah lagi tapi warga biasa, jadi saya putuskan untuk menyampaikan di momentum ini," kata Bima usai acara Speak Up #SatukanSuara kepada Jokowi-Ma'ruf, Jumat (13/4/2019) malam.

Bima mengaku belum melakukan komunikasi dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan terkait dukungannya terhadap Jokowi-Ma'ruf.

"Ini hanya pilihan saja. Pak Zul tahu saya beda pilihan dengan partai, cuma waktu itu tidak saya sampaikan secara terbuka karena saya masih menjabat kepala daerah," kata dia.

Namun begitu, Bima Arya mengaku siap dengan segala konsekuensi jika PAN mengambil keputusan tegas dengan mencopot dirinya sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN maupun pemecatan sebagai kader partai.

"Insya Allah saya siap segala risikonya. Ya siap kalau ada pemecatan. Semua ada resikonya dan hidup adalah pilihan," kata Bima.

Bima Arya rela menerima konsekuensi demi mendukung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 karena dia menilai Jokowi merupakan sosok orang yang jujur sehingga layak memimpin dua periode.(liputan6)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari