NTB Kekurangan 88.924 Surat Suara

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

NTB Kekurangan 88.924 Surat Suara

07 April 2019 21:01 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 44 kali
Indosiana - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat kekurangan 0,4 persen atau 88.924 lembar surat suara untuk Pemilu 2019.Hal ini disebabkan karena banyaknya surat suara yang rusak. 

Ketua KPU NTB Suhardi Soud di Mataram mengatakan pihaknya masih menunggu surat suara dari percetakan.

"Sampai saat ini, kita masih menunggu pemenuhan kekurangan surat suara itu dari percetakan," kata Suhardi, Minggu (7/4/2019) seperti dilansir dari liputan6.

Menurut dia, NTB butuh 18.740.745 lembar surat suara pada pemilu ini. Sementara surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU) sekitar 57.000 lembar.

"Kekurangan surat suara tersebut disebabkan adanya kertas suara yang ditemukan dalam keadaan sudah rusak. Mulai warna yang tidak jelas, robek dan terkena tinta dan lain-lain," ujar Suhardi.

Untuk mengatasi kekurangan ini, tambah Suhardi, KPU akan mendistribusikan surat suara ke daerah yang paling jauh, seperti Pulau Sumbawa. Sehingga setelah wilayah yang terjauh telah terpenuhi kebutuhannya. Baru akan didistribusikan pada wilayah-wilayah yang terdekat.

Dia menjelaskan, KPU menargetkan pendistribusian surat suara paling lambat tujuh hari sebelum pelaksanaan pencoblosan.

Namun, Suhardi menegaskan secara umum distribusi logistik Pemilu di TB Nusa jelang pencoblosan pada 17 April 2019 berjalan lancar.

"Seluruh kebutuhan surat suara sudah terkirim dan diterima KPU kabupaten/kota. Kalaupun ada yang kurang jumlahnya tidak terlalu banyak," kata dia.(Liputan6)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari