Ternyata Rajin Makan Telur Bisa Kurangi Risiko Diabetes

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ternyata Rajin Makan Telur Bisa Kurangi Risiko Diabetes

12 January 2019 18:14 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 5 kali
Indosiana - Telur merupakan salah satu makanan yang kaya akan gizi. Telur juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Baru-baru ini sebuah studi mengungkapkan manfaat rajin makan telur yang bisa menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Studi yang dilakukan oleh peneliti University of Eastern, Finlandia mengungkapkan sampel darah orang yang mengonsumsi telur lebih banyak mengandung molekul lipid. Hal ini berkorelasi positif dengan kondisi darah dari orang yang terbebas diabetes tipe 2.

"Penelitian ini mengeksplorasi kandungan potensial yang dapat menjelaskan asosiasi menggunakan metabolomik non-target, teknik yang mampu menghadirkan profiling kimia yang lebih luas pada sampel," jelas sang peneliti, Stefania Noerman.

Telur juga kaya dengan kandungan bioaktif yang memiliki efek menyehatkan. Oleh karena itu, telur juga tak dapat dihindari sepenuhnya karena alasan kandungan kolesterol.

Penelitian terbaru yang dimuat di Molecular Nutrition and Food Research menggunakan sampel serum yang dianalisis dalam sejumlah kelompok. Kelompok tersebut adalah konsumsi telur yang tinggi (sebutir tiap hari), konsumsi telur yang rendah (sekitar dua butir per minggu) yang memiliki diabetes tipe 2.

Hasil penelitian itu menemukan hubungan antara konsumsi telur dalam jumlah tertentu dengan menurunnya risiko diabetes tipe 2. Peneliti juga mengidentifikasi sejumlah kandungan biokimia di darah yang dapat memprediksi risiko tinggi berkembangnya diabetes tipe 2 termasuk asam amino tirosin.

"Walau masih terlalu awal untuk menarik kesimpulan tertentu, terdapat petunjuk mengenai hubungan antara kandungan dalam telur ini dengan berkembangnya diabetes tipe 2," tandas Noerman.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari