Napi Kabur Dari LP Di Aceh Untuk Bertemu Anaknya

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Napi Kabur Dari LP Di Aceh Untuk Bertemu Anaknya

30 November 2018 21:36 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 11 kali
Indosiana - Seorang napi bernama Anwar Nurdin (34) yang kabur dari Lapas Lambaro, Banda Aceh, Aceh Besar, bersama 112 napi lainnya di tangkap polisi di Terminal Bus Kota Lhokseumawe.

Anwar yang ditangkap dalam pelariannya menuju kampung halamannya di Peureulak, Aceh Timur mengaku kabur untuk menjenguk anaknya.

Namun, sayangnya belum sampai dirumah Anwar keburu dibekuk polisi.

"Awalnya, Magrib (kemarin) saya hendak ambil wudu mau salat, tiba-tiba ada yang berteriak dan menyuruh kabur. Melihat mereka sudah lari berhamburan, saya ikut-ikutan," kata Anwar dilansir dari detik, Jumat (30/11/2018).

Dia menyebutkan, setelah keluar dari Lapas, dirinya berlari melewati persawahan yang ada di sekitar. Sampai di jalan raya, dia langsung menumpang angkutan umum.

"Setiba saya di jalan raya sekitar pukul 05.00 WIB, saya langsung menumpang angkutan umur. Saya mau pulang ke Peureulak, Aceh Timur, untuk jenguk anak saya dan keluarga. Saya sudah sangat merindukan mereka, sudah lama tidak berjumpa dengan mereka," sebut Anwar.

Namun, belum tiba di kampung halamannya, Anwar dibekuk oleh personel Satreskrim Polres Lhokseumawe di terminal bus setempat. Setelah itu, Anwar, yang merupakan napi kasus curanmor, langsung diboyong ke mapolres untuk ditahan sementara waktu.

Melihat putusan yang diberikan majelis hakim, dia divonis 2 tahun 8 bulan. Sisa hukumannya pun hanya tinggal 8 bulan lagi.

"Kita tangkap napi tersebut saat dia tiba di Terminal Bus Kota Lhokseumawe sekitar pukul 12.00 WIB tadi," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe Iptu Riski Adrian.

Penangkapan itu berawal dari laporan sopir angkutan umum yang curiga terhadap sikap aneh penumpangnya saat naik dari kawasan Aceh Besar. Lantaran melihat gelagat tersebut, sopir itu pun melaporkan ke pihak Polres Lhokseumawe.

Setiba angkot di Terminal Kota Lhokseumawe, personel Reskrim langsung menanyakan identitasnya. Namun yang bersangkutan tidak dapat memperlihatkannya.

"Kita kemudian menginterogasi dia dan yang bersangkutan mengakui merupakan narapidana yang kabur secara massal dari Lapas Lambaro, Aceh Besar," sebut Riski.(detik)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari