Penyakit Otak Langka Yang Menyebar Lewat Mata

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Penyakit Otak Langka Yang Menyebar Lewat Mata

24 November 2018 11:21 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 14 kali

Indosiana - Para Ilmuan mampu mendeteksi sebuah penyakit otak bisa di deteksi hanya lewat mata. Bahkan mata menjadi titik transmisi penyebaran penyakit tersebut.

Sebuah penelitian mengungkapkan tentang penyakit otak mematikan yang bisa dideteksi dari mata. Selain itu, lewat mata juga, penyakit langka ini bisa menular dan belum ada obatnya.

Melansir dari liputan6 pada Sabtu (24/11/2018), penyakit tersebut adalah Creutzfeldt-Jakob Disease (CJD) dan variannya yang disebut CJD sporadis. Belum ada obat untuk penyakit mematikan ini.

Menurut jurnal medis terbaru, kasus terbaru dialami seorang pria yang mengonsumsi otak tupai. Penyakit ini menyebabkan jenis protein tertentu menutupi bagian otak dengan tidak seharusnya. Protein itu disebut prion dan menyebabkan lesi di otak.

Dalam kasus pria yang memakan tupai, konsumsi materi di otak hewan tersebut dapat menyebabkan penyebaran penyakit. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa mata orang terinfeksi bisa membawa prion.

Para peneliti melakukan uji prion pada mata 11 pasien meninggal karena CJD. Kebanyakan, protein itu ditemukan dalam retina. Namun, ada juga di bagian lainnya seperti lensa, saraf optik, bahkan otot di sekitarnya.

Hal ini menjadi penyebab utama rasa khawatir bagi mereka yang bekerja di bidang perawatan mata. Dokter yang melakukan operasi mata kemungkinan berisiko menyebarkan prion karena peralatan medis yang tercemar dan tidak menyadarinya.(liputan6)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari