Puluhan Santri Di Garut Keracunan Makanan

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Puluhan Santri Di Garut Keracunan Makanan

17 November 2018 17:51 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 29 kali

Indosiana - Puluhan santri pesantren al Itihad, milik Yayasan Miftahul Anwar, kampung Lebak Leungsir desa Ciburuy, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mengalami keracunan.

Puluhan korban masih menjalani perawatan intensif di tiga puskesmas Garut yakni Bayongbong, Samarang dan Cisurupan.

Kepala Puskesmas Bayongbong Elan Suherlan, menyebutkan ada 37 orang yang menjdai korban keracunan tersebut.

"Total korban ada sekitar 37 orang," ujarnya.

Korban rata-rata santri berusia remaja antara 13 sampai 16 tahun. Hingga kini polisi belum menjelaskan penyebab keracunan. Namun mereka telah melakukan penyelidikan dan mengambil sampel makanan yang dikonsumsi santri.

Petugas puskesmas Yanto Susanto, mengatakan sebagian besar para korban keracunan mengalami muntah, pusing, diare serta sesak napas.

Khusus santri yang mengalami sesak napas, korban langsung diberi bantuan oksigen dan ditempatkan di ruang ICU puskesmas.

"Sebagian lagi korban ada yang dibawa ke Puskesmas Cisurupan dan Samarang," kata dia.

Danramil 1113 Kapten Czi Dayat Juhanda menambahkan, berdasarkan informasi awal, para santri mengalami keracunan usai menyantap makanan jajanan seblak yang ada disekitar Pesantren. Mereka satu per satu mulai mengeluhkan mual, pusing, sesak napas, dan muntah-muntah.

Sementara, Kapolsek Bayongbong AKP Dedi Rusnandi menyatakan, berdasarkan penyelidikan awal, para santri mengalami gejala keracunan usai mengkonsumsi nasi, balado kentang, dan bihun yang dimasak salah seorang santri. Namun tak lama berselang, mereka mulai merasakan berbagai keluhan kesehatan.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari