Akibat Berkelahi, Ketua Fraksi PDIP Tewas Ditikam

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Akibat Berkelahi, Ketua Fraksi PDIP Tewas Ditikam

08 November 2018 15:37 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 15 kali

Indosiana - Hulman Nababan (43), seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang juga ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tapanuli Utara (Taput), di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tewas ditikam hingga ususnya terburai.

Kasat Reskrim Polres Tapanuli Utara, AKP Hendro Sutarno menerangkan, Hulman Nababan kena tikam karena terlibat perkelahian dengan Rommel Parulian Lumbantoruan (43), pada Rabu 7 November 2018, sekira Pukul 21.10 WIB.

Diketahui keduanya merupakan tetangga yang berdomisili di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siboronborong, Kecamatan Siborongborong, Taput, Sumut.

Peristiwa tersebut diketahui saat seorang bocah mendatangi Polsek Siborongborong melaporkan telah terjadi perkelahian di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborongborong.

AKP Hendro menyebutkan setelah menerima laporan tersebut, pihak Polsek segera mengecek/menuju lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi kejadian, Petugas Polsek mengamankan lokasi kejadian serta menemukan barang-barang yang diduga ada kaitannya dengan perkara. Petugas Polsek bersama masyarakat, membawa kedua warga yang berkelahi ke Puskesmas Siborongborong untuk perawatan medis dan visum,” kata Hendro Sutarno dilansir dari Okezone, Kamis (8/11/2018).

Dari olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), polisi mengamankan barang bukti, yakni 1 bilah parang/pedang dengan ukuran kurang-lebih 1 meter, 1 bilah parang/pedang dengan ukuran-kurang lebih 80 centimeter dan 1 tangkai besi petak berwarna hitam dengan ukuran kurang lebih 2 meter.

Sementara itu, Ketua DPRD Taput yang sebagai Sekretaris DPC PDIP Taput, Ir Poltak Pakpahan menuturkan, bahwa Hulman Nababan adalah anggota DPRD dan merupakan ketua Fraksi PDIP di DPRD Taput.

“Saya pagi ini sudah membesuk beliau (Hulman Nababan) ke RSUD Tarutung dan kesehatan beliau sudah membaik atau sudah sadar. Perkelahian itu terjadi hanya karena masalah sepele, yaitu masalah ketersinggungan,” tutur Poltak Pakpahan.

Poltak Pakpahan menuturkan, Seminggu lalu, Hulman Nababan yang juga maju sebagai calon legislatif 2019 dari PDIP daerah pemilihan 3 Taput, duduk di warung ‘Tuak’ bersama Rommel Parulian Lumbantoruan.

“Saat Hulman dan Rommel duduk di warung tuak, istri Rommel datang ke warung itu memanggil dan mengajak suaminya pulang. Dan Hulman mengatakan kepada istri Rommel, duluanlah pulang ‘bere’ (keponakan). Tidak kau segani aku ‘Tulang’mu (paman) disini, kata Hulman kepada istri Rommel,” tutur Poltak Pakpahan.

Poltak Nababan mengisahkan, saat itu istri Rommel sontak marah-marah di warung itu, seraya menjawab Hulman, tidak ada DPRD-DPRD-nya disini. Hulman Nababan-pun akhir mengimbau Rommel, agar menuruti ajak istrinya pulang dari warung tuak.

“Itulah duduk masalahnya, Rommel mungkin tersinggung, karena Hulman mengimbaunya untuk menuruti ajak istrinya pulang dari warung. Dan pasca pertemuan di warung, sekira Minggu lalu Rommel sudah mendatangi rumah Hulman. Namun saat itu, Hulman sedang berada di Kodya Medan,” pungkas Poltak Nababan.(okezone)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari