A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Alvara: Partai Lama Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Alvara: Partai Lama Terancam Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

07 November 2018 11:37 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 52 kali
Indosiana - Berdasarkan Alvara Research Center, tidak hanya partai politik baru, sejumlah parpol lama pun terancam tidak lolos ambang batas parlemen sebesar empat persen.

Pendiri Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, survei nasional yang dilakukan pada 8-22 Oktober 2018 dan melibatkan 1.781 responden di 33 provinsi menunjukkan PDI Perjuangan (29,9 persen), Gerindra (18,4 persen), Partai Golkar (9,5 persen), PKB (7,2 persen) dan Partai Demokrat (6,3 persen) yang lolos ambang batas parlemen.

"Tren elektabilitas PDI Perjuangan, Partai Golkar dan PKB menunjukkan peningkatan dibanding sebelumnya," kata Hasanuddin.

Meski begitu, parpol lama yang elektabilitasnya berada di bawah Partai Demokrat, yakni Partai Nasdem (3,4 persen), PKS (2,9 persen), PPP (2,2 persen), PAN (1,6 persen) dinilai masih memiliki peluang lolos dalam Pemilu 2019.

Salah satu parpol baru, Perindo (1,3 persen) pun dinilai masih memiliki kesempatan. Sedangkan parpol yang berada di ujung tanduk adalah Partai Hanura (0,6 persen), PSI (0,3 persen) dan PBB, PKPI, Partai Berkarya dan Partai Garuda yang memperoleh 0,1 persen.

Hasanuddin mengingatkan, yang harus diperhatikan oleh partai politik adalah sebagian besar responden menyatakan caleg merupakan faktor yang mempengaruhi pilihan.

"Performa caleg dalam kampanye akan ikut menentukan naik turunnya elektabilitas partai politik," tutur dia.

Menurut dia, potensi pemilih mengambang sebesar 16,3 persen masih cukup tinggi untuk diraih parpol karena hanya pendukung PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang sudah solid.

Sementara, Direktur Eksekutif survei Y-Publica Rudi Hartono menyebut dua partai baru yang berpeluang menembus ambang batas parlemen 4 persen. Dua partai yang akan masuk ke DPR RI tersebut adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Dari hasil survei Y-Publica 10-20 Oktober 2018, elektabilitas Perindo sebesar 2,5 persen sedangkan PSI berada di kisaran angka 1,6 persen. Sementara, Partai Bulan Bintang (PBB) mendapat angka 1,1 persen, Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,9 persen, Partai Berkarya 0,6 persen dan Partai Garuda hanya 0,5 persen.

"Dengan mempertimbangkan angka simpang survei sebesar 2,98 persen, hanya Perindo dan PSI dari partai baru yang berpeluang lolos ke Senayan," kata Rudi. (liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)