Pretty Asmara Meninggal Dunia

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Pretty Asmara Meninggal Dunia

04 November 2018 20:48 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 19 kali

Jakarta - Pretty Asmara sempat keluar masuk rumah sakit yang berbeda sebelum dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (4/11/2018).

Kepala RS Pengayoman, Daniel mengatakan Pretty Asmara mendapatkan perawatan intensif selama di rumah sakit yang sudah dikepalainya sejak pertengahan Oktober 2018 lalu.

‎"Masuk ke kami (RS Pengayoman) itu tanggal 18 bulan 10 (Oktober) 2018 pukul 6 sore itu pertama pasien atas nama Pretty Asmara. Masuk ke kami dengan keluhan sesak. Sesak banget kemudian pusing diperiksa sama dokter di IGD kemudian langsung ke dokter spesialis paru. Dengan keluhan pertamanya sesak," ujar Daniel di RS Pengayoman, Cipinang, Jakarta Timur, dikutip dari liputan6, Sabtu (4/11/2018).

Ternyata selain bermasalah dengan paru-paru dan lambungnya, Pretty Asmara juga mengalami masalah dengan hatinya. Dokter Daniel menjelaskan, ada pembengkakan di hati wanita bertubuh tambun itu sehingga perlu mendapatkan perawatan intensif.

"Jadi waktu diperiksa diduga ada gangguan pada paru-paru jadi besoknya kita kasih oksigen waktu itu. Tahap kasih infus kemudian rawat inap besoknya diperiksa dokter spesialis itu ada pembesaran di hati," kata Daniel.

"Ada gangguan fungsi hati juga. Selain gangguan fungsi paru. Ada penimbunan cairan antara paru-paru dengan pembungkus paru-paru di situ kemungkinan kita cari penyebabnya. Penyebabnya itu karena infeksi karena proses keganasan juga bisa akhirnya kita periksa," ucapnya.

Selama menjalani perawatan beberapa pemeriksaan telah dilakukan Pretty Asmara untuk mengetahui secara pasti penyakit yang membuat berat badanya turun drastis hingga puluhan kilogram. Namun belum keluar hasil pemeriksaan, Pretty Asmara meninggal dunia.

"Belum keluar hasil pemeriksaannya terburu meninggal. Jadi pas di sini keadaannya sudah mulai membaik. Semalam drastis penurunan, kita pasang oksigen pasien sudah gelisah. Terus dicabut oksigennya beberapa kali dipasang oksigen dan dicabut, enggak lama jam 06.55 WIB mengembuskan napas terakhir," kata Daniel.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari