Jokowi Bagikan 6.000 Sertifikat Tanah Secara Gratis

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Jokowi Bagikan 6.000 Sertifikat Tanah Secara Gratis

04 November 2018 20:23 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 15 kali

Indosiana – Sebanyak 6.000 sertifikat tanah dibagikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada warga Tangerang, Banten. Pembagian sertifikat itu dilakukan di Lapangan Alam Sutra, Tangerang Selatan, Minggu 4 November 2018.

Dengan mengenakan baju berwana putih, Jokowi tiba di lokasi kegiatan sekitar pukul 16.00 WIB.

"Karena dari 126 juta bidang yang harusnya bersertifikat, baru ada 46 juta. Itu berarti masih kurang 80 juta bidang tanah yang harus disertifikat oleh pemerintah. Setiap tahun saya cek, kita hanya keluar sertifikat 500 ribu, masih kurang 80 juta, berarti menunggu 100 tahun," kata Jokowi.

Ia mengatakan pemerintah menargetkan penerbitan 5 juta sertifikat tanah pada 2017, 7 juta sertifikat pada 2018, dan 9 juta sertifikat tanah pada 2019.

"Caranya gimana, Pak? Caranya Pak Menteri harus mikir, pokoknya keluar 5 juta. Mau kerja pagi sampai tengah malam; Sabtu–Minggu, silakan. Alhamdulillah bisa. Tahun depan 7 juta. Caranya? Saya yakini bisa. Tahun depan 9 juta. Kita harus dikejar diberi target, nyatanya harus bisa," ucap Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan agar sertifikat tanah yang diberikan secara gratis tersebut dapat dijaga dengan baik oleh pemiliknya.

"Kemudian kalau sudah pegang sertifikat, banyak yang ingin 'disekolahkan'. Betul? Ya enggak apa-apa, wajar. Tapi kalau mau dipakai agunan, jaminan ke bank, tolong dihitung, dikalkulasikan, bisa mencicil enggak setiap bulan. Kalau tidak, sebaiknya jangan," jelas Jokowi.(okezone)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari