Mau Menari Tor-tor? Datang Saja Ke CFD

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Mau Menari Tor-tor? Datang Saja Ke CFD

31 October 2018 11:35 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 20 kali

Indosiana – Danau Toba memang terkenal dengan keindahan dan eksotismenya. Danau terbesar di Indonesia ini selalu mampu menarik perhatian wisatawan. Minggu (4/11), pesona Danau Toba bisa dinikmati di Car Free Day (CFD) Jakarta. Termasuk menari Tortor

Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kementerian Pariwisata Don Kardono mengungkapkan kemeriahan bakal tersaji di Car Free Day Jakarta, akhir pekan nanti.

“Pasti seru. Karena sejumlah kegiatan akan digelar. Apalagi yang kita bawa Danau Toba. Salah satu destinasi prioritas Indonesia yang memiliki reputasi mendunia,” papar Don Kardono, Selasa (30/10).

Salah satu kegiatan yang menurut Don tidak bisa dilewatkan adalah menari Tor Tor. Tarian tradisional Suku Batak.

“Nah salah satu bagian paling seru dalam Car Free Day Danau Toba ini adalah Tari Tor Tor. Jadi kemasannya, Tari Tortor dilakukan secara flash mob. Ini akan menarik,” katanya.

Biar makin enak menari Tor Tor, ada baiknya kita mengenal tarian legendaris tersebut. Dahulu, tradisi Tor Tor hanya ada dalam kehidupan masyarakat suku Batak yang berada di kawasan Samosir, kawasan Toba dan sebagian kawasan Humbang. Namun, budaya makin dikenal luas.

Sebelumnya, tarian ini biasa digunakan pada upacara ritual yang dilakukan oleh beberapa patung yang terbuat dari batu yang sudah dimasuki roh, kemudian patung batu tersebut akan “menari”.

Sekarang, Tari Tor Tor menjadi sebuah seni budaya bukan lagi menjadi tarian yang lekat hubungannya dengan dunia roh. Karena seiring berkembangnya zaman, Tor Tor merupakan perangkat budaya dalam setiap kehidupan adat suku Batak.

“Siapa pun yang ada di Car Free Day, akan kita ajak untuk mengikuti Flash Mob Tari Tor Tor. Keseruan ini akan kita ciptakan bagi siapa saja. Kita mengundang mereka memeriahkan acara ini,” ajak Don Kardono.

Namun, tidak hanya Tari Tor Tor yang akan ditampilkan. Ada agenda budaya lain. Seperti Tari Embas Tandok, Tari Marpangir, Lompat Batu dengan Tari Baluse atau Tari Perang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. Sebab, semakin memperkenalkan Danau Toba.

“Danau Toba adalah destinasi prioritas di Indonesia. Salah satu andalan untuk menyumbang wisatawan mancanegara. Pesona tersebut yang akan dibawa ke Car Free Day di Jakarta. Jadi jangan sampai lewatkan. CFD Pesona Danau Toba akan diadakan pada Minggu (4/10) pagi pukul 07:00 – 11:00 di Park and Ride JL. MH Thamrin No.10 jakarta Pusat. Atau di samping Sari Pan Pacific Hotel. Pastikan kalian kesana,” katanya.(Kemenpar)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari