Tidur Berlebihhan Sama Buruknya Dengan Kurang Tidur

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Tidur Berlebihhan Sama Buruknya Dengan Kurang Tidur

11 October 2018 21:42 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 28 kali

Indosiana - Kurang tidur memang mempunyai dampak buruk bagi kesehatan. Namun, sebuah penelitian menyebutkan tidur berlebihan juga sama buruknya dengan kurang tidur.

Mengutip dari liputan6 pada Kamis (11/10/2018), para ilmuwan dari Universitas of Western Ontario's Brain and Mind Institute menemukan, tidur kurang dari tujuh jam dalam semalam mempengaruhi kesehatan otak. Namun, tidur berlebihan juga tidak sehat.

Para ahli saraf mengamati 40 ribu orang dengan kebiasaan tidur mereka. Kemudian, para partisipan diberikan serangkaian kuis yang berkaitan dengan kognisi. Tes tersebut mengukur keterampilan bahasa, penalaran, dan memori jangka pendek.

Peneliti menemukan, memori orang yang kurang atau tidur berlebihan memiliki kesamaan. Namun, keterampilan dan penalaran bahasa sangat dipengaruhi oleh waktu tidur yang didapat sukarelawan.

Jumlah waktu terbaik untuk kinerja otak yang tinggi, tanpa melihat usia, adalah tujuh hingga delapan jam setiap malam.

"Kami menemukan bahwa jumlah tidur optimal untuk menjaga otak Anda melakukan yang terbaik adalah tujuh hingga delapan jam setiap malam dan sesuai apa yang dikatakan dokter, Anda perlu menjaga tubuh dalam kondisi prima," kata penulis studi Dr. Conor Wild.

Tidak hanya tu, para peneliti juga menemukan bahwa orang yang tidur lebih dari jumlah tersebut, sama-sama terganggu seperti mereka yang tidur terlalu sedikit.

Setengah dari seluruh peserta yang tidur kurang dari 6,3 jam semalam, tujuh jam berikutnya, kekuatan otak mereka mulai menurun. Selain itu, mereka yang tidur di bawah empat jam semalam, kesehatan otak sangat terganggu.

"Untuk orang-orang yang tidur empat jam atau kurang, seolah- olah kita menua hampir 10 tahun dan itu berjalan sama bagi mereka yang tidur terlalu banyak," kata Wild.

Penelitian tersebut menambahkan, yang terpenting saat tidur selain waktu yang cukup dan tidak lebih ataupun kurang, adalah soal perasaan nyenyak saat beristirahat.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari