Dampak Buruk Operasi Plastik

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Dampak Buruk Operasi Plastik

09 October 2018 22:57 | • Wartawan : redaksi • Editor : Laura Renalsi • Dibaca : 29 kali

Indosiana - Demi tampil cantik, banyak wanita melakukan cara instan seperti operasi plastik atau injeksi kecantikaan. Tidak semua operasi berjalan lancar, banyak pula diantaranya yang mengalami masalah yang berbahaya.

Erina Diah, Sp.BP-RE, seorang dokter bedah plastik mengatakan reaksi dapat dilihat berdasarkan operasi yang dilakukan dan hanya bisa diketahui oleh dokter bedah plastik. Biasanya setelah melakukan operasi plastik, pasien akan datang untuk kontrol setelah tiga hari. Setelah satu minggu, jahitan akan diangkat dan dilihat perkembangannya selama satu bulan.

Sementara, dokter Eddy Karta, SpKK, mengungkapkan, pasien yang operasi plastiknya berhasil sudah tidak merasakan reaksi apa pun setelah satu bulan, namun tidak semua pasien memiliki kondisi yang sama, perkembangan pun dilihat hingga tiga bulan untuk menentukan bagus tidaknya hasil operasi.

Sedangkan, untuk tindakan yang menggunakan material misalnya filler atau benang, kegagalan langsung dapat diketahui sesudah tindakan. Untuk filler dengan material yang tidak aman misalnya silikon cair, reaksi penolakan tubuh yang membentuk jaringan granuloma sehingga terlihat bengkak-bengkak dan merah tidak langsung terlihat.

Menurut dokter Enrina, efek operasi plastik pada setiap orang berbeda-beda. Ia menyarankan untuk lebih mewaspadai tanda kemerahan yang yang muncul sesudah Anda melakukan konstruksi pada hidung.

Jika ujung hidung mengalami merah berkepanjangan, itu merupakan tanda efek operasi plastik, segera periksa ke dokter yang melakukan operasi agar cepat ditindaklanjuti.

Tidak hanya itu, bahaya operasi plastik lain yang harus diperhatikan adalah efek samping setelah melakukan implan payudara. Jika payudara merasa keras, nyeri, hingga adanya pendarahan, maka hal itu harus segera diatasi karena ini adalah tanda ada efek samping operasi plastik.

Efek operasi plastik harus disadari sejak dini pasca operasi, kecuali bila hal itu merupakan efek penyembuhan. Bengkak adalah efek normal pasca operasi.

Berikut ini adalah bahaya operasi plastik yang harus Anda tahu, di antaranya:

1. Efek samping anestesi

Pada operasi plastik, diperlukan anestesi atau obat penenang agar pasien tidak merasakan sakit saat pisau operasi menyayat kulit. Namun, tindakan anestesi tersebut memiliki efek samping kerusakan otak, saraf, lumpuh sementara, penyempitan saluran napas, dan serangan jantung–tergantung pada kepekaan pasien terhadap zat tersebut.

2. Pendarahan

Setelah operasi, biasanya pasien akan mengalami pendarahan yang dapat berlanjut pada tahap komplikasi jika tidak segera dihentikan. Pembekuan darah yang terjadi setelahnya juga akan membuat warna kulit menjadi biru kehitaman atau ungu yang disebut hematoma. Hematoma yang berkelanjutan ini dapat membuat jaringan kulit mati dan menyebabkan masalah lain yang lebih parah seperti infeksi.

3. Bekas luka

Perlu diketahui bahwa pada setiap proses operasi, dokter harus menjahit kembali bagian yang disayat, dan hal tersebut akan mengakibatkan bekas jahitan tersebut meninggalkan luka. Bekas luka ini sulit untuk dihilangkan kecuali Anda melakukan perawatan berbiaya mahal lainnya yang dapat menghilangkan bekas luka tersebut.

4. Tidak sesuai keinginan

Bahaya operasi plastik yang paling meresahkan adalah hasil akhir yang tidak sesuai keinginan. Menggunakan dokter yang mahal pun belum tentu menjamin keberhasilan sebuah operasi dalam mempercantik wajah.

Bahaya operasi plastik yang tidak disadari ini membuat orang-orang yang pernah melakukannya menyesal. Bibir yang menjadi terlalu tebal atau hidung yang terlalu mancung justru akan membuat Anda nampak sangat palsu.

Terlebih, penggunaan silikon atau Gore-Tex untuk mengubah bentuk bibir, dahi, dan bagian lainnya juga akan sangat berisiko karena sifatnya yang sulit untuk dikeluarkan atau permanen.
Sehingga, akan sangat sulit untuk memperbaikinya jika hasil akhir operasi dirasa tidak sesuai dengan keinginan atau justru memperburuk tampilan.

Sumber : doktersehat.com

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari