Asian Games 2018 Habiskan Rp24 Triliun

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Asian Games 2018 Habiskan Rp24 Triliun

03 September 2018 15:46 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 68 kali
INDOSIANA - Asian Games 2018 telah selesai diselenggarakan dan berjalan sukses. Tidak hanya mengukir prestasi, Indonesia sebagai tuan rumah juga mendapat pujian dari tamu negara atas penyelenggaraan yang dinilai bagus dan aman.

Dalam penyelenggaraan pesta olah raga tingkat internasional yang spektakuler tersebut, tidak sedikit anggaran yang dihabiskan oleh pemerintah. Jika dihitung secara kasar, kebutuhan pendanaan ada banyak macamnya. Mulai dari seremoni pembukaan hingga penutupan, biaya venue, renovasi infrastruktur baik di Jakarta dan Palembang.

Dilansir dari Okezone mengutip akun Facebook Sri Mulyani, setidaknya dibutukan total dana sekira Rp24 triliun. Penyelenggaraan event Asian Games tersebut dibiayai oleh APBN 2015-2018, yang dikelola Inasgoc bersama Kemenpora.

Berikut ini daftar pengeluaran Asian Games 2018.

1. Penyelenggaraan event Asian Games Rp8,2 triliun

Sekitar Rp8,2 triliun dana penyelenggaraan event Asian Games dibiayai oleh APBM 205-2018 yang dikelola Inasgoc bersama Kemenpora. Dana tersebut digunakan INASGOC untuk seluruh persiapan, pembukaan, penyelenggaraan, hingga penuntasan penyelenggaraan Asian Games.

2. Penyiapan/pembinaan atlet telah mendanai Rp2,1triliun

Dana tersebut termasuk bonus bagi atlet, pelatih dan official. Pembinaan atlet memang memerlukan waktu panjang untuk latihan di dalam dan luar negeri.

3. Investasi sektor konstruksi sekitar Rp13,7 triliun

Dana tersebut dikeluarkan untuk kota Jakarta dan Palembang. Pembiayaan dari APBN untuk sektor ini juga telah disiapkan sejak 2015 hingga 2018.(okezone)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)