Punya Kerutan Dahi ? Bisa Jadi Pertanda Penyakit Jantung

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Punya Kerutan Dahi ? Bisa Jadi Pertanda Penyakit Jantung

29 August 2018 13:24 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 37 kali

INDOSIANA - Sebuah penelitian baru mengungkapkan tidak hanya tanda penuaan, kerutan di dahi juga pertanda adanya risiko penyakit jantung.

Penelitian yang dilakukan di Perancis mengatakan bahwa orang dengan banyak kerutan di dahi memiliki risiko penyakit jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kerutan dahi. Apalagi kerutannya lebih dalam dari biasanya.

Penulis menyebut temuan ini telah dikonfirmasi dengan penelitian tambahan, dengan demikian untuk mengidentifikasi orang yang beresiko tinggi punya penyakit jantung sangat mudah dengan melihat kerutan dahi.

"Anda tidak dapat melihat atau merasakan faktor-faktor risiko seperti kolesterol atau hipertensi," kata Yolande Esquirol, peneliti dari Center Hospitalier Universitaire de Toulouse di Perancis, dilansir dari kompas, Rabu (29/8/2018).


"Kami mengamati kerutan di dahi sebagai penanda adanya penyakit, ini sesuatu yang sangat sederhana dan murah. Hanya dengan melihat wajah seseorang, kita bisa memberikan saran kepada mereka," jelas Esquirol yang mempresentasikan studinya ini di Munich, 26 Agustus lalu di European Society of Cardiology Congress 2018.

Namun peneliti menggaris bawahi jika kerutan bukan berarti pasti menunjukkan penyakit jantung. Mereka menemukan hubungan antara keduanya tapi tidak akan menggantikan faktor klasik seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol.

"Hanya saja jika seseorang memiliki banyak kerutan dahi yang dalam, itu bisa menjadi penanda aterosklerosis atau pengerasan arteri kOrang dengan skor kerut 1 kemungkinan lima kali meninggal karena penyakit jantung, dan orang dengan skor kerut 2 atau 3 hampir 10 kali lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung, dibandingkan dengan orang yang memiliki skor kerut 0. Penelitian ini diadakan setelah para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko kematian orang-orang dari penyakit jantung, termasuk usia mereka, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok,tekanan darah, denyut jantung dan apakah mereka menderita diabetes.arena penumpukan plak," jelas Esquirol.

Studi ini menganalisis lebih dari 3.200 data orang dewasa Perancis yang berusia 32, 42, 52, dan 62. Mereka diperiksa dengan melihat kerutan di dahi, kemudian dokter menetapkan skor berdasarkan jumlah dan kedalaman kerutan.

Skor nol berarti tidak ada keriput, sementara skor 3 berarti banyak kerutan yang dalam. Mereka menganalisis data para peserta selama 20 tahun, di mana 233 dari peserta meninggal karena berbagai penyebab.

Orang dengan skor kerut 1 kemungkinan lima kali meninggal karena penyakit jantung, dan orang dengan skor kerut 2 atau 3 hampir 10 kali lebih mungkin meninggal karena penyakit jantung, dibandingkan dengan orang yang memiliki skor kerut 0. Penelitian ini diadakan setelah para peneliti memperhitungkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi risiko kematian orang-orang dari penyakit jantung, termasuk usia mereka, jenis kelamin, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok,tekanan darah, denyut jantung dan apakah mereka menderita diabetes.

Meski begitu, Dr. Gregg Fonarow, profesor pengobatan kardiovaskular University of California, Los Angeles yang tidak terlibat dengan penelitian ini menyoroti untuk melakukan penelitian lagi di masa mendatang untuk mengkonfirmasi temuan serta mengevaluasi hubungan antara kerutan di dahi dengan populasi orang dewasa yang lebih luas.(Kompas)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari