Tunjangan PNS Bakal Disederhanakan

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Tunjangan PNS Bakal Disederhanakan

09 August 2018 22:01 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 146 kali
INDOSIANA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan pertemuan dengan sejumlah menteri guna membahas reformasi birokrasi di Indonesia dan juga mengenai penyederhanaan tunjangan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Rapat ini dihadiri antara lain Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan HAM Wiranto, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pan-RB Asman Abnur.

Usulan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tersebut dibenarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Iya dari Menteri PANRB tadi diminta presentasi mengenai bagaimana arah reformasi birokrasi," ujar Sri Mulyani saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (8/9/2018) dikutip dari liputan6.

Sri Mulyani mengatakan, pertemuan tersebut juga membahas mengenai keseluruhan masalah birokrasi termasuk sistem perekrutan dan konsolidasi fungsi. Namun pertemuan tersebut masih belum mengambil keputusan pasti.

"Masalah keseluruhan, organisasi, mengenai masalah sistem perekrutan. Kemudian dari sisi konsolidasi fungsi, dan juga dari sisi bentuk penggajiannya. Tapi itu kan masih sangat umum. Jadi masih belum bisa dikomentari ya," jelasnya

Terkait penyederhanaan tunjangan PNS, Sri Mulyani belum dapat menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan untuk penghematan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN).

"Enggak juga, karena masih umum jadi enggak bisa dikomentarin ya," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengundang sejumlah menteri melakukan rapat reformasi birokrasi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8).(liputan6)



KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)