Bolehkah Penderita Hepatitis Donor Darah?

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Bolehkah Penderita Hepatitis Donor Darah?

28 July 2018 11:43 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 127 kali
INDOSIANA - Hepatitis termasuk jenis penyakit yang menular. Penularan penyakit ini bermacam-macam tergantung tipenya, salah satunya melalui darah. Lalu apakah penderita hepatitis boleh mendonorkan darahnya ?

Penyakit hepatitis ini mempunyai tipe-tipe tertentu, seperti tipe A, B dan C. Bagi pengidap hepatitis A, PMI tidak melakukan screening pada orang yang dinyatakan sembuh dari hepatitis A. Akan tetapi, jika kamu memiliki riwayat hepatitis B dan C, pada umumnya pihak Palang Merah Indonesia (PMI) akan menolakmu jadi donor.

Seperti yang dijelaskan oleh Dr Irsan Hasan, SpPD-KGEH dari RS Cipto Mangunkusmo.

"Ini masih jadi masalah juga ya di kita. Jadi hepatitis C itu pemeriksaannya namanya anti HCV, dan HCV itu akan ada seumur hidup. Jadi orang udah pengobatan, sembuh, akan bisa dilacak 'oh kamu pernah kena hepatitis C ya' nah setiap dia akan donor, lalu dicek, akan ketahuan tuh anti HCV nya positif. Jadi sampai saat ini PMI masih menolak walaupun sudah sembuh," dr Irsan menjelaskan.

Hepatitis B dan C merupakan dua tipe hepatitis yang bisa menjadi akut dan kronis, seperti sirosis dan kanker hati. dr Irsan menyebut setidak-tidaknya 1 dari 10 orang di Indonesia pasti mengidap hepatitis kronis, entah diketahui atau tidak.

"Kami sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan kegiatan screening. Kanker memang susah diobati, satu-satunya cara adalah dengan ketahuan dalam stadium awal atau dini," tandasnya.(detik)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari