Ini Tips dari Miliarder Warren Buffet

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ini Tips dari Miliarder Warren Buffet

20 July 2018 10:16 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 48 kali

Indosiana.com - Siapa tak kenal nama Warren Buffet? Ia merupakan komisaris, direktur utama, sekaligus pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway Inc. Bernaung nama Buffett, Berkshire Hathaway kini memiliki aset di lebih dari 50 perusahaan global.

Bagi segenap karyawan Berkshire Hathaway, Buffett adalah ayah. Layaknya seorang ayah, sekali dalam setahun, Buffett lalu menulis surat khusus untuk para pemegang saham Berkshire Hathaway. Surat yang berisi nasihat itu juga bermuatan kalimat-kalimat pandangan, sekaligus keresahannya terhadap perekonomian dunia.

Surat tahunan 2018 diumumkan pada beberapa waktu lalu. Seperti surat-surat lain yang ditulis Buffett sejak 1965, lipatan kertas “sakti” tahun ini juga berisi pelajaran-pelajaran yang tak layak diabaikan investor.

Berikut tips sukses Buffett, seperti tercantum dalam surat dan telah dilansir dari USA Today, dikutip dari wormtraders.com:

1. Perlakukan saham seperti bisnis, bukan tickers

“Saya melihat saham yang dimiliki Berkshire sebagai kepentingan bisnis, bukan sebagai simbol ticker untuk dibeli atau dijual berdasarkan pola ‘grafik’, ‘target’ analisis harga atau opini pakar media,” tulis Buffett.

2. Bisnis yang bagus, akan menjadi investasi bagus dalam jangka panjang

“Kami hanya percaya bahwa jika bisnis para investor berhasil (seperti yang kami yakini), investasi kami akan berhasil juga. Terkadang pembayaran kepada kami akan sederhana, kadang-kadang cash register akan berdering dengan keras. Secara keseluruhan–dan kelebihan waktu–kita harus mendapatkan hasil yang layak. Di AS, investor ekuitas memiliki angin yang bergerak di belakang mereka.”

3. Jangan berinvestasi dengan uang “pinjaman”

Buffett mengatakan, “Menggunakan uang pinjaman untuk membeli saham, atau membeli margin, adalah proposisi berisiko bagi investor individual.” Mengapa? “Hal ini dapat memperkuat kerugian saat saham turun dan menyebabkan Anda panik,” katanya memperingatkan.

Buffett memperlihatkan sebuah grafik yang menunjukkan empat titik utama saham Berkshire kembali ke tahun 1973, dengan kerugian berkisar antara 37,1 persen pada bulan Oktober 1987 ketika pasar saham jatuh ke penurunan 59,1 persen dari tahun 1973 sampai 1975.

“Ini (data) memberi argumen terkuat yang bisa saya gunakan agar tidak memakai uang pinjaman untuk memiliki saham,” kata Buffett.

4. Hindari investasi dengan biaya tinggi

Buffett memuji keberuntungannya baru-baru ini dalam suatu taruhan pada bulan Desember 2007. Sebelas tahun silam, ia bertaruh indeks saham S&P 500 akan memberikan hasil yang lebih baik dalam rentang waktu 10 tahun, dari lima hedge fund yang berinvestasi di dana lindung nilai lainnya, dan yang dijalankan oleh pengelola dana dengan biaya tinggi, sering dianggap sebagai “uang pintar” di Wall Street.

S&P 500 untung dengan mudah, membukukan kenaikan tahunan rata-rata 8,5 persen, dengan mudahnya melampaui lima portofolio hedge fund.

“Investor AS membayar jumlah yang mengejutkan setiap tahun kepada para penasihat, sering menimbulkan beberapa lapis biaya konsekuensial. Secara keseluruhan, apakah investor ini mendapatkan uang mereka?”, “Jawaban pertanyaan ini sangat penting,” tulis Buffett. Jawabannya adalah “Tidak.”
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari