selingkuh, Seorang dosen mau bunuh diri Dari Pada Dipangil Keluarganya

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

selingkuh, Seorang dosen mau bunuh diri Dari Pada Dipangil Keluarganya

10 July 2018 09:44 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 88 kali

Indosiana.com - Seorang dosen yang dipergoki sedang berduaan dengan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berinisial AE (57) mengaku akan bunuh diri di hadapan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumatera Barat.

Kasatpol PP Sumbar, Zul Aliman menyebut, ucapan itu dilontarkan oleh dosen aktif di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Bukittinggi saat pihaknya mencoba memediasi antara Hilda Osmiati, istri sah dari AE dan selingkuhannya OS untuk mendatangkan pihak keluarga perempuan asal Kota Padang Panjang tersebut.

"Kami mengupayakan agar keduanya bisa dipulangkan. Ketika saya minta pihak OS mendatangkan keluarganya, dirinya berkata sambil berteriak biar saja dirinya mati dari pada suami, anak atau keluarganya tahu perbuatan yang dilakukannya tersebut," ungkap Zul Aliman, Selasa (10/7) dini hari.

Di Kantor Satpol PP Sumbar yang berada di belakang kantor Gubernur Sumbar tersebut, sejumlah awak media masih menunggu kedatangan pihak keluarga dari OS.

Sebelumnya diberitakan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Sumatera Barat dipergoki istri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), saat berduaan dengan dosen Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Bukittinggi di kamar hotel bilangan Ulak Karang, Jalan S Parman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (9/7).

Informasi yang berhasil dihimpun merdeka.com di lokasi kejadian, kedua orang tersebut berinisial AE (57), diduga Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar dan Os (40). Saat menggerebek, sang istri bernama Hilda Osmiati, sempat naik pitam begitu mengetahui suaminya berduaan dengan perempuan selingkuhan mantan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar tersebut.

"Karena tidak bisa diselesaikan di hotel tersebut, kami membawa ketiganya ke Mako Satpol PP Sumbar untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata Kasatpol PP Sumbar Zul Aliman kepada merdeka.com.

Sambung Zul Aliman, pihaknya diminta oleh Hilda Osmiati agar Satpol PP Sumbar menjalankan aturan sesuai dengan peraturan daerah (Perda) berlaku.

"Istri dari oknum ASN ini meminta agar diselesaikan secara aturan berlaku, ketiganya masih berada di Satpol PP Sumbar," sambung Zul Aliman.

Sementara itu, Hilda Osmiati mengaku kesal dan kecewa dengan tindakan sang suami yang membuatnya sudah tak bisa lagi memendam amarah.

"Sangat kecewa saya, seorang panutan keluarga dan ASN bisa berbuat hal yang demikian," ucap perempuan yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok tersebut singkat kepada awak media.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari