Prabowo ungkap syarat calon pendampingnya di Pilpres 2019

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Prabowo ungkap syarat calon pendampingnya di Pilpres 2019

06 July 2018 12:26 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 18 kali
Indosiana.com - sampai saat Partai Gerindra masih konsisten mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di 2019 mendatang. Mengenai siapa yang akan menjadi cawapres yang akan mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra itu, masih banyak spekulasi yang bermunculan.

Prabowo sendiri enggan membeberkan nama-nama cawapres yang masuk dalam pertimbangannya. Hanya saja ia mengungkapkan beberapa syarat yang harus dimiliki figur yang nanti akan menjadi pasangannya. Salah satunya ialah berintegritas tinggi.

"Saya merasa bertanggung jawab sebagai pimpinan parpol. Saya bertanggung jawab kepada rakyat. Siapapun yang kita cari dia harus putra atau putri yang terbaik untuk bangsa dan rakyat. Dia harus bisa punya integritas yang tinggi," jelasnya di rumahnya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/7) malam.

Menurutnya, rakyat mendambakan pemimpin yang tidak korup serta memiliki kapasitas. Negara bisa berhasil jika dipimpin oleh orang yang memiliki kapasitas dan integritas tinggi.

"Saya pelajari dari sejarah negara-negara yang berhasil bahwa pemerintahan negara yang berhasil itu memiliki kapasitas, kapabilitas dan integritas. Kalau kapabilitas tinggi, integritas tinggi, negaranya berhasil," urainya.

"Kalau kapabilitasnya rendah apalagi integritasnya rendah negara menuju ke negara gagal dan ini yang harus kita wanti-wanti jangan sampai Indonesia mengarah ke negara gagal," sambungnya.

Kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno ke kediamannya disampaikan Prabowo tak ada kaitannya dengan pembahasan cawapres. Apalagi membahas soal kemungkinan Anies Baswedan menjadi cawapresnya.

"Pak Sandi ini Wakil Dewan Pembina Gerindra. Saya beri tugas sebagai Ketua Tim Persiapan Pemilu 2019. Jadi beliau laksanakan tugas," bantahnya.

Soal perkembangan koalisi dengan PKS, Prabowo mengatakan pembicaraan terus diintensifkan, termasuk juga bersama PAN.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari