PM Australia Ingin Labrak Mark Zuckerberg

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

PM Australia Ingin Labrak Mark Zuckerberg

08 June 2018 12:27 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 87 kali
Indosiana.com - Mark Zuckerberg tampaknya sedang memudar di mata pemimpin dunia. Setelah dipanggil untuk bersaksi di depan Kongres Amerika Serikat dan Parlemen Eropa, giliran Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull yang ingin agar Zuckerberg berbicara di depan anggota parlemen Australia.

Ketika ditanya apakah Zuckerberg harus berbicara di depan parlemen Australia seperti saat ia berbicara di depan Kongres AS, Turnbull menjawab bahwa ia ingin bertemu Zuckerberg.

"Hal yang penting adalah semua orang memerhatikan kepada isu privasi. Dan tentu saja pertanyaan apakah masyarakat benar-benar tahu apa yang dilakukan kepada data pribadi mereka," kata Turnbull, dikutip detikINET dari The Guardian, Jumat (8/6/2018).

Facebook merupakan salah satu target utama komite intelijen Australia setelah adanya berita bahwa Facebook memberi vendor smartphone Cina, termasuk Huawei, akses kepada data penggunanya.

Sama dengan di Amerika Serikat, Australia juga menaruh perhatian khusus kepada Huawei karena hubungannya dengan pemerintah Cina. Huawei juga telah dilarang untuk terlibat dalam proyek pemerintah Australia seperti jaringan broadband nasional.

Australia sendiri nampaknya hanya selangkah lagi menuju undang-undang yang mengharuskan perusahaan teknologi untuk memberi akses kepada pesan-pesan terenkripsi jika keamanan nasional dalam keadaan terancam. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menolak rancangan legislasi serupa di Amerika Serikat dan Inggris.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari