Jokowi Bagikan 7.000 Sertifikat Tanah ke Warga Kuningan

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Jokowi Bagikan 7.000 Sertifikat Tanah ke Warga Kuningan

25 May 2018 15:46 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 66 kali
Indosiana.com - Jumat (25/5/2018) Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 7.000 sertifikat tanah kepada warga Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Jokowi mengingatkan agar warga menyimpan baik-baik sertifikat tanah tersebut.

Penyerahan sertifikat itu dilakukan di GOR Seni dan Budaya Ewangga, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Jl Siliwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Namun hanya ada 2.500 warga yang bisa hadir di lokasi tersebut karena keterbatasan tempat.

"Yang kita serahkan hari ini adalah 7.000 sertifikat, tetapi yang kita undang hari ini adalah 2.500 undangan. Coba diangkat, saya mau hitung. Artinya yang dibagikan betul-betul 2.500 dari 7.000 yang hari ini dibagikan semua," kata Jokowi.

Jokowi menekankan pentingnya memiliki sertifikat tanah. Sebab, dalam setiap kunjungannya ke daerah, dia selalu mendapat aduan mengenai sengketa tanah.

"Kenapa sertifikat ini kita percepat dan kita segerakan ke masyarakat? Karena setiap saya ke daerah, ke desa masuk kampung selalu persoalannya sengketa lahan, di mana-mana ada sengketa lahan. Dari total seluruh tanah air harusnya ada 126 juta bidang yang harus disertifikatkan. Tapi akhir 2014 baru 46 juta, separuh saja belum ada, masih kurang 80 juta," kata Jokowi.

Jokowi juga mengatakan, biasanya sebelum ada percepatan, pemerintah yakni Badan Pertanahan Nasional (BPN) hanya bisa mengeluarkan 500 ribu sertifikat setiap tahunnya.

"Oleh sebab itu itu saya perintahkan tahun ini harus 7 juta sertifkat, tahun depan 9 juta yang harus diserahkan ke masyarakat. Jangan berlama-lama, jangan berbelit-belit, cepat. Karena tanpa kita pegang tanda bukti hak atas tanah, itu sengketa. Tapi kalau sudah pegang sertifikat mau apa? Ada orang lain datang klaim, jelas, mau diajak pengadilan kalau sudah ke pengadilan juga menang," kata Jokowi.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari