Dokter Tak Punya Imunitas jika Bertindak di Luar Standar Profesi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Dokter Tak Punya Imunitas jika Bertindak di Luar Standar Profesi

25 May 2018 14:10 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 19 kali
Indosiana.com - Ahli kedokteran dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Budi Sampurna mengatakan, dalam menjalankan profesi, seorang dokter memang dilindungi oleh undang-undang. Namun, imunitas itu bisa saja tidak berlaku, apabila dokter bertindak di luar standar profesi kedokteran.

Hal itu disampaikan Budi saat memberikan keterangan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (25/5/2018). Dia memberikan keterangan untuk terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo.

Kalau dia melanggar etik, setidaknya dia melanggar disiplin. Tapi kalau melanggar hukum, tetap akan dipidana," kata Budi kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Budi, di mata hukum, pada dasarnya dokter sama dengan masyarakat sipil pada umumnya.

Baik dokter maupun masyarakat umum, apabila melanggar hukum, maka akan dikenai sanksi. Hal itu tetap berlaku saat dokter menjalankan profesinya dalam merawat pasien. "Tapi sepanjang sesuai peraturan yang berlaku dalam profesinya, dia (dokter) tidak boleh disalahkan," kata Budi.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari