Bantai 60 Warga Palestina, AS Bilang Tentara Israel Telah Menahan Diri

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Bantai 60 Warga Palestina, AS Bilang Tentara Israel Telah Menahan Diri

16 May 2018 12:07 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 8 kali
Indosiana.com - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley mengatakan, tentara Israel telah menahan diri dalam bertindak saat konfrontasi mematikan dengan demonstran Palestina di perbatasan Gaza.

Pertemuan itu diawali dengan hening cipta bagi lebih dari 50 warga Palestina yang tewas terbunuh di tangan pasukan Israel di hari paling berdarah di Gaza sejak perang tahun 2014.

Sesaat setelah pertemuan di mulai, Haley mengatakan Israel menghadapi ekstrimis Hamas yang menghasut orang-orang untuk melemparkan benda-benda yang dibakar ke pagar perbatasan Israel. Hamas juga, kata Haley, mendesak para demonstran untuk melanggar daerah perbatasan.

"Siapa di antara kita yang mau menerima aksi semacam ini di perbatasanmu? Tidak ada yang mau," katanya.

"Tidak ada negara di ruangan ini yang akan bertindak dengan lebih menahan diri daripada yang dimiliki Israel," imbuhnya seperti dikutip dari AP, Rabu (16/5/2018).

Haley juga menegaskan bahwa kekerasan tidak ada hubungannya dengan pembukaan kedutaan AS di Yerusalem yang diperebutkan. Sebaliknya ia mengatakan bahwa Hamas telah menghasut kekerasan di sana selama bertahun-tahun.

Lebih dari 50 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.200 orang terluka oleh tembakan Israel di tengah protes massal Senin. Israel mengatakan pasukannya mempertahankan perbatasannya dan menuduh gerilyawan Hamas mencoba menyerang di balik aksi protes tersebut.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari