Bom Surabaya Balasan untuk Aman Abdurahman

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Bom Surabaya Balasan untuk Aman Abdurahman

14 May 2018 12:49 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 57 kali
Indosiana.com - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian menyebut rentetan serangan bom di Surabaya dilakukan sebagai balasan atas perlakuan pemerintah terhadap Aman Abdurahman, tokoh yang diyakini sebagai pimpinan ISIS di Indonesia.

"Diduga pembalasan kelompok JAD (Jamaah Ansharu Daulah) karena Aman Abdurahman, yang harusnya keluar Agustus tahun lalu, ditangkap kembali," kata Tito dalam konferensi pers di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Senin (14/5).

Aman ditangkap kembali karena diduga keras terlibat dalam perencanaan dan pendanaan serangan bom di bilangan Thamrin, Jakarta, awal 2016 lalu. Aksi itu tercatat sebagai serangan pertama terkait ISIS yang terjadi di Indonesia.

Tito mengatakan serangkaian serangan yang menewaskan belasan orang dalam dua hari terakhir ini pun dilakukan oleh JAD kelompok Surabaya. Selain didorong oleh masalah Aman Abdurahman, kata Kapolri, kelompok itu juga dibakar instruksi ISIS.


"Motifnya terkait serangan ini atas instruksi ISIS sentral yang mereka terdesak dan memerintahkan sel lain di seluruh dunia bergerak," kata Tito.

"Selain serangan di Surabaya, ada serangan di Paris minggu kemarin, menggunakan pisau."

ISIS di Timur Tengah mulai terdesak dalam satu tahun terakhir. Kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi telah kehilangan banyak wilayahnya di Irak dan Suriah.

Kini, para anggotanya dikhawatirkan kembali ke negara masing-masing. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang terancam masalah ini karena banyak warganya yang berperang bersama kelompok tersebut di Timur Tengah.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari