Satu NIK Boleh Daftarkan Banyak Nomor

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Satu NIK Boleh Daftarkan Banyak Nomor

08 May 2018 13:40 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 499 kali
INDOSIANA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memutuskan bahwa registrasi kartu prabayar menggunakan satu NIK tidak memiliki batasan. Dalam artian, pelanggan diperbolehkan memiliki lebih dari satu prabayar.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat mengenai hal terkait kepada operator.

Dalam surat tersebut dijelaskan operator diharapkan tidak menunda pemberian hak kepada mitra pelaksana registrasi yang ingin meregistrasi nomor pelanggan ke-4 dan seterusnya.  

"Selaku Ketua BRTI, saya telah kirimkan surat ke operator seluler agar tidak menunda-nunda pemberian hak kepada outlet mitranya untuk meregistrasikan nomor ke-4, ke 5 dan seterusnya," ujar Ramli dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (8/5/2018) dikutip detikcom.

"Hal ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk menjaga keberlangsungan usaha mikro dan kecil yang menjadi salah satu penyokong industri telekomunikasi," kata Ramli menambahkan.

Pemerintah menegaskan tidak ada batasan jumlah nomor yang dapat diregistrasikan. Namun, nomor yang diregistrasikan tersebut harus divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) secara benar.

Selain itu, operator dan mitra juga diingatkan bahwa mereka wajib menjaga kerahasiaan data pribadi pelanggan.

Bagi nomor yang sudah terblokir juga masih bisa diaktifkan kembali. Pengaktifan kembali nomor seluler yang sudah terblokir ini bisa dilakukan sesuai dengan mekanisme registrasi nomor pelanggan baru. Sementara seluruh pulsa dan/atau kredit pulsa yang ada di dalamnya tetap menjadi hak pelanggan yang bersangkutan.

Kebijakan yang dikeluarkan berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo ini bertujuan untuk melindungi hak pelanggan. Terutama yang nomor prabayarnya menyimpan pulsa/kredit pulsa saat terblokir.

"Dalam surat kami kepada operator seluler, kami meminta agar hak-hak konsumen tetap dijamin," ungkap Ramli.

Ramli juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan penyalahgunaan identitas untuk registrasi nomor prabayar. Bagi yang melakukan hal tersebut akan diproses sesuai peraturan perundang-undangan. (detik)

KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
yoyon
apakah benar? semoga bisa ya.. tapi harus ke gerai ya?
14 August 2018