Pakai VAR, Madrid Takkan Bertemu Liverpool

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Pakai VAR, Madrid Takkan Bertemu Liverpool

03 May 2018 10:18 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 46 kali

INDOSIANA - Gelandang AS Roma, Alessandro Florenzi, merasa kecewa berat karena gagal membawa AS Roma ke final Liga Champion musim ini. Ia yakin dapat menyusul Real Madrid di final Liga Champions 2017-2018 jika ada teknologi VAR di kompetisi tersebut.

AS Roma sebenarnya mampu menang 4-2 dalam leg kedua yang digelar Rabu (2/5/2018) di Stadion Olimpico. Sayangnya pada leg pertama mereka kalah 2-5 di Anfield. Sehingga agrerat menjadi 6-7.

Empat gol AS Roma di kandang sendiri dicetak oleh bunuh diri James Milner, Edin Dzeko dan dua gol Radja Nainggolan. Sementara Liverpool membalas melalui Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum.

Pada laga tersebut, Roma merasa dirugikan akibat keputusan wasit yang dianggap memihak Liverpool. Beberapa pelanggaran yang dilakukan pemain The Reds tidak diberi hukuman oleh wasit.

Menurut Florenzi salah satu cara untuk menghalau keputusan kontroversial wasit adalah dengan menggunakan teknologi VAR.

"Jika VAR dipakai di Liga Champions, saya tidak tahu apakah finalnya akan Real Madrid Vs Liverpool. VAR memang masih diperdebatkan, namun setidaknya 10 detik melihat rekaman bisa memberikan kepastian," ujar Florenzi seperti dilansir liputan6.

"Kekecewaan tentu ada terlebih soal penalti dan kartu merah. Seharusnya kami bisa membuat keajaiban lagi," kata gelandang AS Roma itu.

Dalam laga leg pertama, AS Roma kalah dengan skor 2-5. Mereka hanya mencetak gol melalui Edin Dzeko dan Diego Perotti.

Sementara Liverpool mencetak gol melalui Mohamed Salah (dua gol), Roberto Firmino (dua gol) dan Sadio Mane.

"Kami memang kebobolan tujuh gol dalam dua leg. Namun tanpa gol pertama Salah yang offside dan penalti yang seharusnya didapat Dzeko ceritanya bakal berbeda." tegas Florenzi.

Akibat keputusan yang kurang adil tersebut, langkah Roma pun harus terhenti di babak semifinal Liga Champions musim ini. Meski demikian Florenzi berharap AS Roma segera melupakan kekalahan menyakitkan ini.

"Kami tahu Italia pasti bangga pada kami malam ini. Ini adalah awal dan kami harus mengulangi malam seperti ini," ujarnya.(liputan6)
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari