Gempa Berkekuatan 4,4 Skala Richter Guncang Banjarnegara

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Gempa Berkekuatan 4,4 Skala Richter Guncang Banjarnegara

19 April 2018 09:35 | • Wartawan : redaksi • Editor : • Dibaca : 72 kali

Indosian.com - Terjadi gempa yang memakan korban jiwa, Dikutip dari Grid.ID dari akun twitter Juru Bicara BNPB, Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN mengunggah sejumlah postingan pada 18 April 2018.

Menurut Sutopo, gempa yang melanda Banjarnegara berkekuatan 4.4 Skala Richter. Sumber gempa berasal dari patahan lokal dengan pusat gempa di kedalaman 4 km.

Berdasarkan pesan Whatsapp yang diterima, situasi di Dusun Kebakalan Desa Kertosari Kec. Kalibening, Kabupaten Banjarnegara dilanda gempa terparah. Laporan sementara Tim TRC BPBD Banjarnegara dari lokasi menyebutkan 3 RT dengan jumlah 136 KK kurang lebih 500 jiwa terdampak gempa. Sekitar hampir 90 % pemukiman mengalami kerusakan.

Saat ini korban luka yang terkena reruntuhan bangunan sudah di bawa ke puskesmas terdekat. Warga sementara diungsikan ke rumah warga di dusun gunung tawang desa kertosari. Tim TRC BPBD Banjarnegara sudah di lokasi dan sedang melakukan pendataan.

Upaya yang dilakukan oleh Tim TRC BPBD antara lain membuka posko darurat di Kalibening. Masyarakat sekitar dihimbau untuk tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak jelas yang dapat menyebabkan kepanikan masyarakat.

Sementara itu melalui unggahan twitternya, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa penanganan darurat terus dilakukan. Sutopo menyebutkan ada seorang korban meninggal akibat bencana tersebut. pusat gempa berada di darat pada koordinat 7.21 Lintang Selatan dan 109,65 Bujur Timur dengan kedalaman 4 kilometer.

“Hasil analisis Stasiun Geofosika Yogyakarta, gempa terjadi akibat aktivitas patahan lokal dan tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Stasiun Geofisika Yogyakarta Nyoman Sukarta melalui rilis yang diterima pasca-gempa.

Dalam peta tingkat guncangan BMKG menunjukkan, dampak gempa bumi menimbulkan guncangan pada I Skala Intensitas Gempa bumi (SIG) BMKG atau II MMI di wilayah Banjarnegara. Hingga rilis ini diberikan, Stasiun Geofosika Yogyakarta belum mencatat adanya gempa susulan.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari