Ditinggal Suami Sebentar, Istri Selingkuh di Dapur

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Ditinggal Suami Sebentar, Istri Selingkuh di Dapur

16 April 2018 14:40 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 14 kali
MEDAN - Terpergok oleh suami, Seorang ibu muda berinisial E (33), warga Jalan Pringgan, Dusun XI, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, kepergok oleh M (39), suaminya, saat sedang bermesraan dengan selingkuhannya, S (47), warga Jalan Sudirman, Dusun V, Desa Cinta Rakyat.

Pada malam itu E ditinggal pergi oleh suaminya untuk bermain catur di rumah tetangganya. Berselang setengah jam kemudian, S pun mendatangi E yang hanya seorang diri di rumah. Dalam keadaan was-was, E yang sudah 12 tahun berumah tangga dengan suaminya diajak oleh S untuk berhubungan badan.

Dan  pada Mulanya E tak mau, namun dengan iming-iming akan bertanggungjawab dan dengan niat berharap mendapatkan momongan meski tidak dari suaminya sendiri, E pun menuruti permintaan S dan memilih dapur untuk berhubungan layaknya suami istri.

Tak lama kemudian, M pulang ke rumah. Dia merasa penasaran dengan suara mencurigakan dari dapur rumahnya. Setelah dicek, M kaget bercampur marah saat memergoki istrinya sedang asyik bercumbu dengan lelaki lain.

Emosi M pun memuncak dan langsung memukuli S hingga mengundang perhatian warga sekitar. Akhirnya, pasangan mesum itu diboyong warga ke Polsek Percut Sei Tuan, untuk diproses lebih lanjut.

"Semalam suamiku memergoki kami di dapur. Kunci rumah memang kusuruh dibawanya, gak sadar kami dia pulangnya. Aku gak ada dipukulinya, tapi abang ini habis dipukulinya,” ujar E, Rabu (6/5/2015).

E mengaku sejak lama ingin mendapat momongan. Dia kecewa karena sudah berulang kali meminta suaminya untuk berobat tapi tidak mau.

"Dan Aku sama suami aq sudah 12 tahun nikah. Tapi tak juga mendapatkan momongan, wanita mana sih yang gak mau punya keturunan? Kami kenal sejak delapan tahun lalu dengan abang itu saat kami mau jual mobil pick-up.

Dan kami sudah lima tahun dekat, memang sih mulanya aku takut. Tapi dia janji tanggung jawab dengan semua perbuatannya, akhirnya aku turuti permintaannya. Emang ini kesalahan terbesarku," terangnya.
KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari