Laporan Ancaman Bom Palsu, Aktor di AS Ditangkap Polisi

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Laporan Ancaman Bom Palsu, Aktor di AS Ditangkap Polisi

11 April 2018 14:16 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 33 kali

Indosiana.com - Dilansir dari kompascom, Selasa (10/4/2018), Todd Joseph Miller atau lebih dikenal dengan nama TJ Miller Aktor sekaligus komedian asal Amerika Serikat ditangkap karena sengaja melaporkan ancaman bom palsu ketika sedang dalam perjalanan di kereta Amtrak.

Ditangkap pada Senin (9/4/2018) malam waktu setempat, di bandara La Guardia, Queens, New York. Dan Aktor berusia 36 tahun itu diduga dengan sengaja menyampaikan informasi palsu tentang keberadaan alat peledak di kereta pada 18 Maret lalu. Aksinya tersebut menyebabkan petugas harus menyisir seluruh bagian kereta Amtrak rute Washington DC-New York, namun tidak menemukan apa pun.

Dan juga Miller terancam hukuman penjara selama lima tahun,namun jika terbukti bersalah. Aktor yang dikenal atas perannya sebagai Erlich Bachman di komedi seri AS berjudul Silicon Valley ini mengatakan kepada petugas, bahwa dia telah melihat seorang perempuan berambut cokelat dan mengenakan syal sedang membawa suatu perangkat.

"Dia terus memeriksa tasnya tanpa mengeluarkan apa pun," katanya seperti yang tertulis dalam rilis kantor Jaksa AS Wilayah Connecticut. Dan juga "Saya khawatir keadaan semua orang di kereta, seseorang harus mengeluarkan perempuan itu," tambahnya. Petugas yang menerima laporan dari Miller menanyakan apakah dia telah minum minuman alkohol. Dia menjawab, "Satu gelas wine merah," ucapnya.

BBC melaporkan, saat kereta berhenti, petugas Amtrak memeriksa staf di kelas utama, tempat di mana Miller duduk selama perjalanan kereta. Dia mengatakan, Miller terlihat mabuk sejak berangkat dari Washington DC. Selama berada di kereta, dia juga minum beberapa minuman alkohol.

Miller sebenarnya naik kereta Amtrak 2258, bukan 2256 seperti yang dilaporkannya. Namun, petugas tetap menyisir kedua kereta tersebut dan tidak menemukan alat peledak. Pada Selasa kemarin, dia muncul di hadapan hakim wilayah Jeffrey A Meyer di New Haven, Connecticut dan dibebaskan dengan uang jaminan senilai 100.000 dollar AS atau Rp 1 miliar. Miller belum memberikan komentar terkait kasus ini.


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)
 
Sumatera Barat
Internasional
Yogyakarta
Sumatera Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Utara
Riau
Papua Barat
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Barat
Maluku Utara
Maluku
Lampung
Kepulauan Riau
Bangka Belitung
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jawa Barat
Jambi
Gorontalo
Bengkulu
Banten
Jakarta
Bali
Papua
Sumatera Utara
Aceh
Nasional

Terbaru

Terpopular

Dikomentari