Kunci Jawaban USBN Di Bandung Bocor

Registrasi

 
Nama Lengkap
Email
Password
Ketik ulang Password
Jenis Kelamin
Pria Wanita

Member

 
Email
Password
Indosiana.com akan menggunakan informasi yang Anda berikan sesuai dengan "Privacy Policy" kami. Dengan mengklik Sign Up, berarti Anda setuju dengan ketentuan "Terms of Use" dan "Privacy Policy" ini, dan menyadari sepenuhnya bahwa pengumpulan, penyimpanan dan penggunaannya tunduk pada ketentuan dan perundangan yang berlaku di wilayah Republik Indonesia.

Kunci Jawaban USBN Di Bandung Bocor

29 March 2018 11:07 | • Wartawan : redaksi • Editor : Elvi Darmawarni • Dibaca : 44 kali
INDOSIANA - Tim khusus Polrestabes Bandung menemukan bukti kunci jawaban soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Bandung sesuai dengan isi jawaban resmi. Penyelidikan dugaan kebocoran kunci jawaban USBN 2918 tingkat SMA di Jawa Barat akan berlanjut.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana mengatakan bahwa kunci jawabanya yang bocor sama dengan kunci jawaban resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

"Dari keterangan saksi setelah dicocokkan, kunci jawaban yang bocor ternyata sama dengan kunci jawaban resmi yang dikeluarkan dari Disdik (Dinas Pendidikan) Provinsi Jabar," ujarnya via pesan singkat, Kamis (29/3/2018).

Artas temuan tersebut polisi akan mengungkap kasus kebocoran soal ini. Polisi telah menerbitkan laporan polisi model A dengan nomor : LP/688/III/2018/Reskrim.

Iwan Hermawa Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) sebagai saksi menerangkan kunci jawaban yang didapat siswa tercecer di lantai.

"Pada saat yang bersangkutan membereskan ruang kelas yang telah digunakan untuk pelaksanaan USBN SMA, lalu menemukan kertas yang diduga kunci jawaban. Setelah dicocokkan, ternyata sesuai," kata Yoris.

Dalam mengungkap kasus tersebut polisi masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan saksi.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa ungkap dan menangkap pelakunya," tutur Yoris.

FAGI meminta polisi segera mengusut dugaan kebocoran soal dan kunci jawaban USBN SMA di Jawa Barat ini.

Ketua FAGI Kota Bandung Iwan Hermawan mengatakan distribusi soal dan kunci jawaban yang berupa soft copy sangat rentan terjadi penyalahgunaan. Karena mudah untuk disebarluaskan.

Sementara ada dua kemungkinan penyebab kebocoran yang harus ditelusuri. Pertama ada oknum internal yang membocorkan soft copy itu atau adanya pihak luar menyadap komputer sekolah.
 
Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo langsung membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus tersebut.(detik)


KOMENTAR PEMBACA
Nama
Email
Komentar
 
  (masukkan kode di atas)